Barang Bukti 60 Perkara Kejahatan Dimusnahkan

0
1259

SERANG – Kejaksaan Negeri Serang memusnahkan barang bukti 60 perkara kejahatan yang berlangsung di halaman Kejari Serang, Kamis (18/3) pagi. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut kebanyakan perkara tindak pidana narkotika.

“Tadi pagi telah dilakukan pemusnahan barang bukti untuk 60 perkara. Barang bukti yang dimusnahkan kebanyakan tindak pidana narkotika. Barang bukti yang dimusnahkan tadi untuk perkara awal tahun 2021 ini, ” kata Kasubsi Barang Bukti Kejari Serang Yanuar Adi Nugroho kepada Radar Banten.

Dikatakan Yanuar, barang bukti yang dimusnahkan tersebut 53 diantaranya kasus sabu-sabu, ganja dan ekstasi. Sedangkan lima perkara berupa obat-obatan, satu perkara pembunuhan dan satu perkara uang palsu. “Barang bukti yang dimusnahkan tersebut sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap, ” kata Yanuar.

Kasi Intelejen Kejari Serang Mali Diaan menambahkan rincian barang bukti yang dimusnahkan 47 gram lebih sabu-sabu, 20 gram lebih tembakau gorilla dan yang lainnya. “Untuk obat-obatan tadi jumlahnya ada dua ribuan lebih baik obat tramadol atau pun obat eksimer, ” kata Mali.

Dijelaskan Mali, pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara dibakar dan diblender. Tujuannya supaya barang bukti tersebut tidak dapat digunakan lagi. “Kalau untuk ponsel, obeng dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan mesin gerinda,” ucap pria asal Cikande tersebut.

Pemusnahan merupakan perintah undang-undang sesuai dengan Pasal 270 KUHAP. “Karena berdasarkan putusan pengadilan harus dimusnahkan barang bukti itu,” ucap Kajari.

Dikatakan Mali, pemusnahan barang bukti yang inkrah tersebut sesuai dengan Pas 270 KUHAP tentang Pelaksanaan Putusan Pengadilan. “Dalam ketentuan tersebut kami diberikan kewenangan untuk memusnahkan barang bukti, ” tutur Mali. (Fahmi Sa,i)