Barcelona Bakal Cuci Gudang

BARCELONA – Bukan hanya nasib pelatih Barcelona Ernesto Valverde yang terancam pasca kegagalan memalukan di Liga Champions. Setidaknya, ada sepuluh pemain yang sudah masuk daftar jual petinggi Barca. Ya, Blaugrana seperti toko yang sedang cuci gudang menjual para pemainnya.

Tapi, dalam daftar tersebut ada tiga pemain yang wajib out dari Camp Nou musim panas ini. Mereka adalah Ivan Rakitic, Samuel Umtiti, dan Philippe Coutinho. Gaji yang tinggi jadi faktor utama. Total gaji ketiganya dalam semusim mencapai EUR26 juta (Rp419,2 miliar).

“Dari jumlah itu, lebih dari separonya yakni EUR13,5 juta (Rp217,5 miliar) adalah gaji semusim yang diterima Coutinho,” tulis Marca.

Untuk Umtiti dan Coutinho, minimnya waktu bermain juga jadi penyebab pintu keluar terbuka bagi mereka. Sedangkan kehadiran gelandang belia Ajax Amsterdam Frenkie de Jong menjadi pertanda tidak langsung bahwa waktu Rakitic sudah habis di Barca meski musim ini dia masih jadi pilihan utama Valverde.

Ya, Umtiti musim ini kalah bersaing dari Clement Lenglet yang sejatinya adalah pelapisnya. Waktu bermain Umtiti tergerus karena cedera dengan hanya 14 kali berlaga di semua ajang. Sedangkan Lenglet di luar dugaan langsung tune in di musim debutnya dengan melahap 43 laga.

Tapi, khusus untuk Coutinho, Barca memang harus segera menjualnya musim panas ini. Jika berhasil, maka mereka bisa memangkas biaya yang harus dilunasi kepada Liverpool sebesar EUR25 juta (Rp402,9 miliar).

Nominal itu berdasar klausul deal-nya dengan The Reds paro musim lalu. Ketentuannya, cash sebesar EUR120 juta (Rp1,93 triliun) dengan tambahan bonus EUR40 juta (Rp644,9 miliar) yang dibagi dalam beberapa bagian kesepakatan yang kondisional.

Antara lain, masing-masing EUR5 juta (Rp80,6 miliar) untuk lolos ke Liga Champions musim ini dan musim depan, minimal bermain sebanyak 25 laga, serta menjuarai Liga Champions musim ini. Dari empat kondisi tersebut, hanya tiga poin awal yang sudah dicapai Coutinho bersama Barca. Artinya, Barca sudah ‘hemat’ EUR5 juta.

Nah, EUR20 juta (Rp322,5 miliar) lainnya adalah bila eks pemain Inter Milan itu mencapai 100 pertandingan bersama Barca. Sejauh ini, jumlah pertandingan pemain berjuluk Little Magician itu baru menyentuh angka 74 di semua ajang.

“Berdasarkan hitung-hitungan tersebut, total biaya yang harus dikeluarkan Barca adalah EUR135 juta (Rp2,17 triliun). Bukan EUR160 juta (Rp2,58 triliun),” tulis The Guardian.

Permasalahannya, agak sulit menemukan klub yang bersedia menebus harga modal cash Barca yang sebesar EUR120 juta untuk Coutinho musim depan. Kecuali, ada diskon bila merujuk performa musim ini yang hanya mencetak 11 gol dan 5 assist dalam 52 laga di semua ajang yang lebih banyak berstatus pengganti.

Untuk potongan harga Coutinho, tampaknya Barca akan memberikannya asal dia segera terjual. Sebab, Barca butuh setidaknya EUR150 juta (Rp2,41 triliun) lagi musim depan untuk menuntaskan transfer dua wonderkid Ajax Amsterdam Frenkie de Jong dan Matthijs de Ligt.

Hanya, jika De Jong sudah pasti, ganjalan ada pada transfer De Ligt. Sebab, sang agen Mino Raiola meminta setidaknya komisi sebesar 20 persen dari biaya transfer bek tengah 19 tahun itu. Ilustrasinya, jika nilai transfer De Ligt adalah EUR75 juta (Rp1,2 triliun) maka komisi untuk Raiola adalah EUR15 juta (Rp241,9 miliar).

Petinggi Ajax menolak skema tersebut. Raiola yang ngambek pun memilih menunggu tim lain yang bersedia membayar lebih tinggi untuk De Ligt. Padahal, lampu hijau sudah diberikan agar kapten Ajax itu bisa menyusul De Jong ke Camp Nou.

“Barcelona adalah klub bagus dan itu akan menjadi keputusan tepat (bagi De Ligt-red),” ucap ibu De Ligt, Vivian seperti dilansir Mundo Deportivo. (jpg/ibm/ira)