Baru Sebulan Diresmikan Menteri Puan, Jembatan di Lebak Sudah Rusak

0
565
jembatan rusak
Pengendara melintasi Jembatan Gantung Bojong Apus yang diresmikan oleh Menko PMK Puan Maharani pada 17 Februari 2016, kemarin. Portal jembatan tampak telah rusak. (Foto: Mastur)

KALANGANYAR – Jembatan Gantung Bojong Apus diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani pada 17 Februari 2016. Namun, portal dan fondasi jembatan telah rusak. Pembangunan proyek APBN 2015 di Kampung Pariuk, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, ini dilaksanakan oleh PT Amarta Karya (Persero) Tbk.

Pantauan Harian Radar Banten, Minggu (13/3/2016), portal Jembatan Gantung Bojong Apus sudah dipindahkan ke pinggir jembatan agar tidak mengganggu pengguna jembatan gantung. Sementara, beton fondasi jembatan telah retak-retak dan ambles sekira satu sentimeter.

Menurut warga Kampung Bojong Apus Jahidi, portal itu dipindahkan oleh warga. Soalnya, nyaris ambruk dan membahayakan pengguna jembatan. “Pemasangan portal asal-asalan. Besi yang ditanam ke beton tidak dalam, hanya beberapa sentimeter saja,” ungkap Jahidi, seperti dilansir Harian Radar Banten.

Kerusakan portal tidak begitu mengkhawatirkan. Permasalahan lebih besar, tegas Jahidi, adalah pada fondasi Jembatan Gantung Bojong Apus. Fondasi jembatan telah retak-retak dan ambles. Dia mengkhawatirkan, jembatan gantung yang dibangun dengan dana APBN senilai Rp4,2 miliar itu ambruk.

“Saya harap pengusaha yang membangun jembatan gantung ini memperbaiki portal serta fondasinya. Jangan dibiarkan, kerusakan fondasi bisa lebih parah,” tukas Jahidi.

Kepala Desa Sukamekarsari Abdurrahman mengaku, sudah menghubungi pelaksana proyek pembangunan Jembatan Gantung Bojong Apus. Via telepon seluler, pihak desa memberitahukan soal kerusakan portal dan fondasi jembatan gantung yang bisa dilalui kendaraan roda empat itu.

“Mereka komitmen akan memperbaiki portal dan fondasi jembatan yang retak dan ambles. Janjinya, pekan ini. Mudah-mudahan mereka enggak bohong,” harap Abdurrahman. (RB/tur/don/dwi)