Baru Selesai Dibangun, Jalan Simpang – Bayah Rusak Lagi

Jalan Rusak
Aspal di ruas Jalan Simpang - Bayah tepatnya di Kampung Sedekan, Desa Pondong Panjang, Kecamatan Cihara yang mengelupas. Padahal, jalan tersebut baru selesai dibangun oleh PT Mangku Buana. (Foto: Yudha)

CIHARA – Belum lama selesai dibangun, aspal di ruas Jalan Simpang – Bayah, tepatnya di Kampung Sedekan, Desa Cihara, Kecamatan Cihara, sudah rusak. Di beberapa ruas jalan yang dibangun oleh PT Mangku Buana dari APBN 2015 senilai Rp49 miliar itu banyak yang mengelupas. Warga menuding, cepat rusaknya jalan akibat pengerjaan dan kualitas aspal yang buruk.

“Kalau pengerjaan dan kualitas aspalnya baik, jalan tidak akan cepat rusak seperti ini,” kata seorang warga Kecamatan Cihara, Erlan kepada Radar Banten, kemarin.

Ia melanjutkan, selain aspal jalan banyak mengelupas, kondisi jalan juga tidak rata alias bergelombang sehingga dapat membahayakan para pengguna jalan. “Paling parah jalan yang tidak rata di sambungan pas jembatan. Ada tiga yakni di daerah Pantai Cibobos dan Sedekan,” paparnya.

Sementara, aktivis Aliansi Masyarakat Peduli Jalan dan Jembatan (Ampija) Agus Setiawan mendesak pihak kontraktor segera memperbaiki kerusakan jalan. Soalnya pemeliharaan jalan masih menjadi tanggung jawab kontraktor. Ia juga menyayangkan, banyaknya pembangunan yang dikerjakan asal jadi terutama pada bagian pengurukan bahu jalan.

Sayangnya, saat dihubungi, telepon seluler Penjabat Pembuat Komitmen pada Satker Jalan Nasional wilayah Banten II Toto Suharto selalu dalam keadaan tidak aktif. (RB/duy/sr/ags)