Neni, warga Kramat Raya, Kelurahan Gerem, Grogol, Kota Cilegon, tak kuat menahan bau.

CILEGON – Tak kuat menahan bau, warga di lingkungan Kramat Raya, RT 02 RW 02, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, banyak yang menggunakan masker penutup mulut/hidung. Warga menduga bau tersebut berasal dari PT Dover Chemical, perusahaan kimia.

“Baunya (polusi) sangat menyengat. Istri saya sampai mual dan muntah-muntah,” ujar Sartun, seorang warga di rumahnya, Kamis (11/2/2016).

Setiap ada gangguan kesehatan, lanjut dia, keluarganya mendapatkan bantuan pemeriksaan kesehatan dan obat dari PT Dover Chemical. “Kita ditanganin, dikasih obat, terus dikasih oksigen di sana (klinik perusahaan),” katanya.

Neni, istri Sartun, mengatakan, bau terjadi tidak setiap saat. Namun saat polusi udara itu datang, warga panik dan langsung menggunakan masker. “Yang menyengat banget itu kalau yang dari kali. Kalau lagi datang (bau), warga bisa langsung mual-mual, muntah, tenggorokan kering, sampai hidung sama mata ini perih. Malah ada juga yang sampai sesak napas. Ya, mungkin terhirup bau itu,” katanya.

Warga berharap pihak perusahaan mengambil langkah cepat agar kondisi itu tidak terus berlarut dan mengancam keselamatan warga. “Sudah tahu seperti ini kondisinya, seharusnya perusahaan melakukan tindakan. Jangan sampai sudah ada korban, baru ambil tindakan,” katanya.

Human Resources and General Affair PT Dover Chemical Dade Suparna mengakui adanya polusi tersebut. Namun belum mengetahui penyebabnya karena perusahaan masih melakukan penelusuran. “Memang ada ketidaksempurnaan pada saat penutupan valve saat sedang produksi lem. Sekarang kita sedang melakukan pemeriksaan secara internal apakah itu ada kelalaian atau tidak,” katanya.

Dade beralasan, kadar gas yang masuk ke permukiman warga tergolong bukan gas beracun dan berbahaya. (Devi Krisna)