Kawanan perampok menyatroni kantor harian Memo Kediri kemarin (20/2). Pelaku pun berhasil menggasak uang Rp 230 juta yang digunakan untuk bakti sosial. Perampokan tersebut dialami Mega Wulandari, 39, warga Kelurahan Dermo, Mojokerto.

Peristiwa tersebut terjadi pukul 10.15. Pagi itu Mega baru saja mengambil uang Rp 230 juta dari Bank BCA Jalan Brawijaya, Kota Kediri. Begitu masuk ke kantor, pelaku sudah berada di samping korban dan langsung memecah kaca mobil Suzuki Karimun bernopol AG 468 AB yang dikendarai Mega.

”Diduga, pelaku membuntuti korban sejak dari Bank BCA,” jelas Kapolres Kediri Kota AKBP Bambang Widjanarko Baiin.

Sebelumnya, sekitar pukul 09.00, Mega pergi ke Bank BNI Kota Kediri. Di tempat tersebut, dia menyetor uang Rp 9 juta. Sejam berikutnya, Mega menuju ke Bank BCA Jalan Brawijaya, Kota Kediri.

Mega pergi ke Bank BCA untuk mengambil sejumlah uang. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kediri tersebut mengambil uang Rp 230 juta. Berdasar informasi yang dihimpun, uang tersebut rencananya digunakan untuk biaya bakti sosial.

Setelah dari Bank BCA, Mega kembali ke kantornya. Dia keluar melintas Jl Samping Polres, Jl Dhoho-Sumur bor, perempatan Retjopentung, Jl Kilisuci, perempatan Baruna, dan jalan arah kantor. Korban yang mengendarai mobil langsung masuk ke garasi. ”Diduga, korban dibuntuti pelaku sejak mengambil uang di Bank BCA,” papar Bambang.

Saat masuk ke garasi, seorang pria berada di samping kanan mobil Karimun yang dikendarai Mega. Pelaku langsung memecah kaca mobil sebelah kanan dengan senjata api. Dia meminta Mega untuk menyerahkan uang yang baru diambil dari Bank BCA.

Saat itu pelaku langsung mengambil tas korban. Tas berisi uang ratusan juta tersebut ditaruh Mega di bawah jok kiri depan. Pelaku langsung merampas tas tersebut dengan menggunakan tangan kiri. Sementara itu, tangan kanannya tetap membawa senpi sambil mengancam Mega. (mid/JPNN/c15/bh)