Wardi Muslich

SERANG – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang mengaku pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di setiap unit pengumpulan zakat belum semuanya optimal. Bahkan program infak Rp1.000 dari setiap karyawan perusahaan yang ada di Kabupaten Serang belum berjalan. Padahal program ini dapat meningkatkan perolehan Baznas.

“Kendalanya belum mendapat dukungan dari perusahaan. Target pengumpulan zakat, infak, dan sedekah pada tahun 2016 sebesar Rp600 juta,” kata Ketua Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang Wardi Muslich di Setda Pemkab Serang saat memberikan bantuan kepada guru ngaji dan madrasah, Selasa (7/6).

Dia mengatakan, hanya sebagian perusahaan yang teratur memberikan ZIS, seperti perusahaan rekanan pemerintah daerah, perusahaan farmasi, dan beberapa hotel.

“Dalam pencapaian target itu tidak mudah, dan alhamdulillah Bupati Ratu Tatu Chasanah memberikan jalan untuk bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja. “Mudah-mudahan berhasil,” kata Wardi. (Sodik)