LEBAK – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lebak menggelar rapat koordinasi dengan unit pengelolaan zakat (UPZ) dari 28 kecamatan dengan tema Optimalisasi Pengumpulan Zakat Dalam Upaya Menyejahterakan Umat, Rabu (13/3).

Pada kesempatan tersebut, Baznas menyalurkan bantuan secara simbolis kepada para mustahik dengan total anggaran sebesar Rp204 juta.

Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi mengatakan, rapat koordinasi dilakukan untuk evaluasi program kerja 2018 dan perencanaan program kerja tahun 2019. Ke depan, penerimaan Baznas harus terus ditingkatkan dan potensi zakat dari berbagai sektor harus dioptimalkan. Apalagi sekarang, Baznas punya peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Lebak.

“Baznas sekarang menggelar rapat koordinasi. Kegiatan ini jadi bahan evaluasi program selama 2018 dan untuk merencanakan program kerja tahun 2019,” kata Ade Sumardi kepada wartawan, Rabu (13/3).

Baznas tidak hanya memberikan bantuan terhadap masjid, musala, pondok pesantren, dan sarana ibadah lainnya. Tapi, Baznas ikut serta mendukung program ekonomi kerakyatan, yakni dengan membantu pelaku usaha kecil dan petani.

“Baznas ini ikut serta dalam mendukung pembangunan ekonomi kerakyatan dan menyejahterakan masyarakat,” paparnya.

Ketua Baznas Lebak Eri Rahmat mengatakan, Rapat Koordinasi Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Lebak Tahun 2019 diharapkan dapat meningkatkan kinerja Baznas. Baznas tidak hanya bertugas menghimpun dana dari muzaki, tapi menyalurkan bantuan kepada mustahik. Pada Maret 2019, Baznas menyalurkan bantuan Rp204 juta dan diserahkan secara simbolis pada rapat koordinasi hari ini.

“Iya sekarang kita salurkan bantuan untuk pembangunan sarana ibadah dan membantu pelaku usaha kecil menengah dengan nilai Rp72 juta,” jelasnya.(Mastur)