SERANG -Banten Creative Community (BCC) akan membuka Akademi Bambu Nusantara. Pembukaan akademi ini untuk membentuk pengusaha, praktisi, teknisi, dan lainnya, terutama untuk industri bambu. “Ini merupakan salah satu upaya kami untuk memenuhi daya saing bangsa dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” terang Presiden BCC Usep Mujani, kepada radarbanten.com, Rabu (11/2/2015).

Akademi ini terbuka untuk para lulusan SMA/SMK/sederajat, punya kepedulian terhadap lingkungan hidup, senang berkegiatan sosial, berusia maksimal 21 tahun. “Dan yang penting peserta memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan kuliah dan bersedia tinggal di asrama BCC,” tambahnya.

Para peserta akan mendapatkan kompensasi berupa biaya hidup, beasiswa S1, dan mendapatkan pelatihan tentang pembudidayaan bambu dari hulu sampai hilir oleh pakar bambu nasional. “Di akademi ini peserta akan diberi pengetahuan mulai dari pembibitan bambu melalui sistem kultur jaringan, penanaman, hingga pemanfaatan bambu untuk berbagai kebutuhan hidup,” jelasnya.

Dikatakan, selama ini BCC sering kedatangan peserta dari berbagai daerah di Nusantara yang ingin belajar tentang bambu. “Kita sering mendapat kunjungan dari Bangka Belitung, Bandung, Tasikmalaya, dan daerah lainnya. Ini adalah kesempatan bagi warga Banten untuk menggali pengetahuan, terutama tentang bambu,” jelasnya. (Qizink)