Beban Kerja Pegawai Diklaim Berkurang

Pery Hasanudin. Dok Radar Banten

PANDEGLANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Pandeglang Pery Hasanudin mengklaim beban kerja para pegawai di lingkungan Pemkab Pandeglang kini mulai berkurang. Hal itu, katanya, terjadi lantaran adanya penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak 294 tahun 2018 lalu.

Pery memastikan, adanya penerimaan ASN baru beberapa waktu lalu telah berdampak terhadap beban kerja yang ada di semua instansi pemerintah di Kabupaten Pandeglang.

“Untuk tahun ini beban kerja pegawai memang berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tetapi, tidak menutup kemungkinan beban kerja itu akan kembali terjadi apabila tidak ada penerimaan calon ASN setiap tahun,” katanya di ruang kerjanya, kemarin.

Pery mengatakan, saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan kekurangan pegawai untuk formasi pendidikan, tenaga kesehatan, dan teknik sipil. “Ada beberapa instansi yang memang masih kekurangan pegawai, khususnya untuk tenaga guru. Seperti kita ketahui bersama, sekarang ini banyak guru honor yang mengajar di setiap sekolah yang menjadi kewenangan Pemerintah Daerah. Nah, persoalan itu lah yang menjadi fokus utama kita. Tetapi, kita juga tidak mengabaikan kebutuhan pegawai dibidang lain, misalnya pertanian,” katanya.

Pery mengaku, Pemkab telah mengajukan sebanyak 200 formasi calon ASN kepada Pemerintah Pusat pada tahun ini. Targetnya, agar kekurangan pegawai dapat diatasi.

“Kita hanya bisa mengajukan sebanyak itu, karena penggajiannya dibebankan kepada Pemerintah Daerah. Makanya, tidak menutup kemungkinan sepuluh tahun ke depan, di Pandeglang tidak ada ASN yang posisinya sebagai staf tetapi kebanyakan yang memiliki pangkat dan jabatan. Kenapa? Karena memang pusat yang membatasi pengangkatan ASN dan dibebankan kepada daerah,” katanya.

Ditemui terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Kabupaten Pandeglang Ali Fahmi Sumanta berjanji akan terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Pemerintah Pusat agar persoalan kekurangan pegawai di Pandeglang dapat teratasi.

“Kita akan terus komunikasikan persoalan itu. Tetapi pada intinya, beban kerja pegawai kita saat ini mulai berkurang, karena kekosongan formasi yang sebelumnya sempat terjadi telah terselesaikan,” katanya. (dib/zis)