Dirut PT Telkomsel Ririek Adriansyah saat menjelaskan kronologis diretasnya situs Telkomsel. Foto: Istimewa

JAKARTA – Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah  memberikan penjelasan terkait peristiwa peretasan situs operator tersebut. Jumat (28/4) pagi, situs Telkomsel diserang hacker dengan kalimat kasar yang mengeluhkan tarif murah.

Saat konferensi pers, Ririek menjelaskan detik demi detik kronologi peretasan situs Telkomsel. Pertama kali tim internal Telkomsel langsung mendapat laporan dari sejumlah pegawai. Ririek menengarai situs diretas pada pukul 5.15 pagi.

“Pukul 05.15 website kita diretas kemudian sekitar jam 05.30 secara serantak muncul di media sosial,” tegasnya kepada wartawan di kantor Telkomsel, Jakarta, Jumat (28/4), sebagaimana dilansir JawaPos.com.

Setelah itu pihaknya langsung melakukan beberapa langkah agar website Telkomsel bisa kembali beroperasi. Karena itu pihak Telkomsel juga sempat meminta maaf di laman situsnya karena sedang dalam tahap perbaikan.

Ririek mengklaim setelah perbaikan maka sore tadi situs Telkomsel sudah kembali normal. Ririek memastikan situs tersebut tidak terhubung dengan sistem sehingga tidak mengganggu koneksi di pihak pengguna.

“Setelah itu pukul 15.00 WIB sore kembali berangsur normal, butuh tambahan sedikit waktu untuk memulihkannya. Web ini tidak terhubung dengan sistem, semata-mata hanya menyajikan informasi,” tegasnya.

Website Telkomsel murni hanya menyediakan informasi bagi masyarakat dan tidak menyediakan fasilitas transaksi atau akses data pelanggan. Hingga kini pihak Telkomsel masih menyelidiki identitas hacker tersebut. (cr1/JPG)