Belasan Jamaah Calon Haji di Cilegon Belum Diperiksa Kesehatan

Petugas Dinkes memeriksa kesehatan jamaah calon haji, pekan lalu. Masih ada belasan calhaj yang belum diperiksa kesehatannya.

CILEGON – Pemeriksaan kesehatan jamaah calon haji (calhaj) Kota Cilegon 2018 sudah selesai dilakukan selama tiga hari, yakni sejak 24 April sampai 26 April. Namun, tim medis dari Dinas Kesehatan (Dinkes) belum bisa memberikan keterangan apa pun terkait hasil pemeriksaan kesehatan calhaj.

Kepala Dinkes dr Arriadna mengatakan, pemeriksaan kesehatan bagi calhaj sebanyak 751 orang masih belum bisa disampaikan hasilnya. “Belum  final. Kan masih ada calhaj yang belum diperiksa kesehatannya,” katanya kepada Radar Banten, Selasa (1/5).

Arriadna menjelaskan, dalam pemeriksaan calhaj, ternyata masih ada sekitar 19 orang lagi yang belum diperiksa. “Lantaran hal itu, kita agendakan pada 2 Juni mendatang, yang belum diperiksa kesehatannya akan kita lakukan pemeriksaan kesehatan lagi,” jelas Arriadna.

Kata Arriadna, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan calhaj yang sudah, pihaknya belum bisa menyampaikan hasilnya. “Belum ada temuan apa-apa karena memang pemeriksaan kesehatan calhaj 2018 belum selesai. Tunggu saja dulu sampai selesai seperti apa hasilnya,” ujar Arriadna.

Meski demikian kata Arriadna, jika ada calhaj yang mengalami gagal ginjal atau cuci darah, calhaj tersebut tidak bisa diberangkatkan. “Tapi, sampai sekarang sih belum ada satu pun calhaj yang kami temukan seperti itu,” imbuh Arriadna.

Arriadna berharap, sampai dengan pemeriksaan yang terakhir dilakukan, tidak ada satu pun calhaj yang mengalami gagal berangkat. “Semoga calhaj Kota Cilegon sehat semua dan tidak ada yang sakit satu pun. Tapi jika ternyata ada yang gagal berangkat, ya mau bagaimana lagi,” harap Arriadna.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Cilegon Mahfudin mengatakan, dibandingkan tahun lalu, calhaj Kota Cilegon memang mengalami penurunan jumlah. “Tahun lalu kan mencapai jumlah 900 orang. Tahun ini belum bisa diperkirakan berapa jumlahnya,” kata Mahfudin.

Kata Mahfudin, jumlah calhaj Kota Cilegon sebanyak 751 orang itu karena belum ada penambahan kuota lagi. “Nanti dua bulan menjelang keberangkatan akan ada pendaftaran lagi. Mudah-mudahan jumlahnya bertambah dan bisa lebih banyak dibandingkan tahun lalu,” ujar mantan kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penma) Kanwil Kemenag Provinsi Banten ini.

Mahfudin juga berharap, keberangkatan calhaj tahun ini tidak menemukan kendala apa pun. “Semoga tidak ada hambatan keberangkatan calhaj tahun ini. Semua calhaj Kota Cilegon bisa berangkat tahun ini.” harap mantan kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis) Kanwil Kemenag Provinsi Banten ini.

Mahfudin menegaskan, pihaknya akan berupaya maksimal tidak menemukan calhaj yang menderita sakit parah yang menyebabkan mereka gagal berangkat. “Mudah-mudahan saja tidak ada. Tapi, kita tunggu saja hasil pemeriksaan calhaj terakhir pada 2 Juni nanti,” pungkasnya. (Umam/RBG)