Belum Lama Dibangun, Masjid Pemkot Cilegon Rusak

0
61
Pekerja memperbaiki dan mengecat kubah Masjid Nurul Iman di belakang kantor Walikota Cilegon, Kamis (23/11). FOTO: DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA

CILEGON – Masjid Nurul Iman yang berada di belakang kantor Walikota Cilegon kondisinya sudah mulai rusak. Padahal, masjid yang menghabiskan anggaran hingga Rp 5,4 miliar itu belum lama diresmikan oleh Walikota nonaktif Tb Iman Ariyadi.

Pantauan Radar Banten, Kamis (23/11), bagian plafon masjid tersebut mulai jebol. Diduga, plafon yang terbuat dari tripleks itu tidak kuat menahan rembesan air yang bocor dari genteng. Selain plafon, sejumlah toilet pria juga tidak bisa digunakan karena rusak.

Kepala Bagian (Kabag) Bimbingan Mental (Bintal) dan Keagamaan Setda Kota Cilegon Romli Rohani membenarkan jika plafon masjid tersebut memang rusak. “Memang benar. Tapi, sekarang sedang dalam proses perbaikan oleh Dinas PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang),” terang Ketua DKM Masjid Nurul Iman itu kepada Radar Banten.

Kata Romli, ketika pihaknya mengetahui bahwa plafon tersebut rusak, ia langsung berkoordinasi dengan Dinas PUTR untuk segera memperbaikinya. “Sudah saya sampaikan ke dinas terkait supaya secepatnya diperbaiki,” ujar mantan sekretaris Dinas Sosial (Dinsos) itu.

Romli berharap, perbaikan yang dilakukan oleh Dinas PUTR bisa segera selesai. “Kalau tidak langsung berkoordinasi, saya khawatir rusaknya bisa bertambah. Oleh sebab itu, ketika kami mendapatkan laporan bahwa plafon masjid rusak, kami langsung menyampaikan hal ini kepada dinas terkait,” harap Romli.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUTR Tb Dendy Rudiyatna mengaku, pihaknya sekarang sedang memperbaiki plafon yang rusak tersebut. “Kami sudah mendapatkan laporan dari DKM Masjid Nurul Iman dan juga dari Bagian Bintal dan Keagamaan Setda Kota Cilegon,” terang Dendy.

Namun, Dendy belum bisa memastikan butuh berapa lama perbaikan masjid Pemkot tersebut dilakukan. “Kalau soal waktu, saya tidak bisa memastikan ataupun menjanjikan kapan rampung. Tapi yang jelas, perbaikan masjid ini sedang kita geber waktunya supaya bisa cepat selesai,” ujar Dendy.

Dia mengharapkan, pada pekan ini perbaikan masjid tersebut bisa cepat selesai tanpa harus menunggu lama. “Kalau untuk masjid, apa pun kita lakukan. Apalagi masjid itu kan untuk ibadah dan kepentingan umat,” tutur Dendy.

Pada bagian lain, Sekretaris Komisi I Hasbi Sidik meminta supaya perbaikan plafon tersebut tidak asal. “Ini kan masjid untuk kegiatan ibadah. Jadi, perbaikannya pun jangan sembarangan. Perbaikan yang dilakukan jangan sampai membuat plafonnya rusak lagi,” tandasnya. (Umam/RBG)