Belum Rampung, Jungkat-jungkit Sudah Dimainkan

0
390 views

BAROS – Taman bermain anak tengah digarap. Fasilitas ini untuk melengkapi penataan lingkungan RT 05 RW 02, Kampung Kaducokrom, Desa Sukacai, Kecamatan Baros.

Di lahan yang diproyeksikan untuk taman bermain anak, dua unit jungkat-jungkit dari kayu telah terpasang. Masih polos, belum dicat. Sebagai penghias, beberapa ban mobil bekas ditanam di area ini.

“Untuk penataan seperti pemagaran, gapura, dan merapikan pos ronda sudah. Sekarang kami mulai membuat taman bermain anak. Yang sudah selesai enjotan (menyebut jungkat-jungkit-red) dua buah, dan sudah dimainkan oleh anak-anak walau belum kami rapikan,” kata Ketua RT 05 Agustin.

Pria yang biasa disapa Agus itu mengakui antusiasme warganya menata kampung untuk menghadapi Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020. Semua elemen warga bergerak, bahu-membahu mengerjakan sesuatu yang bisa mereka lakukan.

“Ibu-ibu sekarang lagi pembibitan untuk penghijauan di pinggir jalan, karena memang penghijauan di kampung kami, khususnya di pinggir jalan raya masih kurang. Mereka juga bersama para pemudi membuat hiasan bunga menggunakan plastik bekas yang ditaruh di pinggir jalan, agar terlihat lebih berwarna,” jelas Agus.

Perpustakaan mini juga telah menjadi perencanaan. Warga kampung ini akan membangunnya di sebelah pos ronda. Saat ini, warga sedang menyiapkan mejanya.

“Di taman bermain juga akan ditambah dengan ayunan,” tambah Agus.

Kepala Desa Sukacai Alawi menjelaskan, ada lima RW di desanya yang ikut LKBA. Yakni, RW 02 di Kampung Kaducokrom serta RW 01, RW 02, RW 03, dan RW 04 di Kampung Sukacai.

Semua RW diprioritaskan oleh Pemerintah Desa Sukacai. Pasalnya, jalan utama di kedua kampung sudah bagus. Kedua kampung juga searah, sehingga akan lebih mudah menatanya.

“Kampung Sukacai kan bisa dibilang sebagai wajah dari Desa Sukacai, sedangkan kalau Kaducokrom karena searah dengan Kampung Sukacai. Kekompakan dan kreativitas warganya juga menjadi salah satu pertimbangan kedua kampung tersebut menjadi prioritas,” ungkap Alawi. (rio/don)