UNBK
Ilustrasi

LEBAK – Sebanyak 15.073 siswa SMP akan mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dan 3.756 siswa SMP lainnya akan mengikuti ujian nasional kertas pensil (UNKP).

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wawan Ruswandi kepada Radar Banten di Rangkasbitung, Jumat (9/3).

“Dari 280 sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Lebak tidak semuanya mengikuti ujian nasional berbasis komputer, ada 78 SMP dengan jumlah siswa 3.756 yang belum bisa UNBK, karena tidak semua sekolah terjangkau jaringan internet,” ungkapnya. 

Namun Wawan mengaku, jumlah 280 SMP di Kabupaten Lebak ini sudah siap mengikuti ujian nasional, baik UNBK maupun kertas pensil. Sejumlah persiapan sudah dilakukan oleh pihak sekolah dalam menyiapkan mental dan kemampuan para siswanya, seperti dilakukan try out di bulan Februari 2018 lalu dan juga para siswa sudah diberikan pelatihan dalam menggunakan komputer. 

“Pihak sekolah terus berusaha mempersiapkan segala sesuatu yang menyangkut dalam ujian nasional, dari jaringan listrik, internet dan khususnya perangkat komputer yang digunakan saat ujian berlangsung. Yang penting listrik tidak boleh padam dengan internetnya,” jelasnya. 

Wawan menambahkan, ujian nasional siswa SMP akan dilaksanakan pada tanggal 23-26 April 2018. “Saya harap ujian nasional dapat berjalan lancar dan kondusif, sehingga para siswa dapat lulus seratus persen. Kita juga sudah menginstruksikan jauh-jauh hari kepada pihak sekolah agar mempersiapkan dengan matang segala sesuatu yang menyangkut dengan ujian nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekertaris Dindikbud Lebak Imam Suangsa mengatakan, sekarang ini masih proses persiapan, pihak sekolah harus matang dalam mempersiapkannya. 

“Untuk sekarang sebenarnya masih tahap uji coba menggunakan aplikasi UNBK 2018, yang nantinya dapat digunakan tanpa ada kendala,” katanya. 

“Kita juga tengah melakukan penataan sekolah mana saja yang kecukupan jumlah komputernya. Untuk yang kurang kita akan gunakan SMA/SMK yang terdekat. Kita sudah koordinasikan hal tersebut dengan SMA/SMK yang akan digunakan dalam pelaksanaan UNBK SMP,” tuturnya. (Omat/twokhe@gmail.com).