Munjiah

SERANG – Pada verifikasi faktual pada 31 Januari lalu oleh KPU Banten, DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten tidak lolos karena belum memenuhi syarat. Salah satunya syarat yang tidak terpenuhi yaitu bendaharanya, Munjiah, tidak hadir dan sedang berada di Jepang.

Pada verifikasi faktual perbaikan syarat, Sabtu (3/2) di Kantor DPW PKB Banten, Munjiah hadir. PKB pun memenuhi persyaratan sebagai partai politik peserta pemilu 2019.

Pada kesempatan itu, Munjiah mengungkapkan, ia bersama keluarga pergi ke negri Sakura sebelum ada keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait jadwal verfak. “Kalau tahu, ibu kan bisa batalin,” terangnya saat ditemui Radar Banten, di Kantor DPW PKB Banten, Kota Serang, Sabtu (3/2).

Munjiah terbang ke Negeri Matahari Terbit ini sejak 25 Januari 2018 sampai 3 Februari 2018. Selama sembilan hari, ia bersama keluarganya berlibur. Sekitar pukul 05:00 WIB hari ini, Munjiah tiba di Bandara Soekarno Hatta. Pukul 12:00 WIB, akhirnya Ibu yang mengenakan kacamata ini hadir pada perbaikan verfak sesuai jadwal yang ditetapkan KPU Provinsi Banten

“Ke Jepang Cuma jalan-jalan sama keluarga saja. Sambil refreshing,” terangnya.

Selain sambil berlibur, Munjiah ke Jepang bertugas melakukan study banding untuk  perusahaan pariwisata yang dimilikinya.  “Alhamdulillah, sekarang sudah lolos verifikasi faktual,” jawabnya seraya tersenyum.

Sebelumnya, sempat diberitakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Banten, dinyatakan belum memenuhi syarat oleh KPU Provinsi Banten. Pasalnya, pada saat verifikasi faktual (verfak), bendahara tidak bisa hadir di tempat. Sehingga, PKB harus menghadirkannya secara langsung agar dinyatakan memenuhi syarat pada 3-4 Februari 2018.

“Tadi memang ada satu yang BMS terkait dengan bendahara DPW kami sedang di luar negri, berada di Jepang. Memang sudah berangkat tanggal 25 Januari. Jadi, sebelum kami mengetahui jadwal verfak, bendahara kami sudah berangkat,” kata Ketua DPW PKB Provinsi Banten Ahmad Fauzi, saat ditemui di Kantor PKB Provinsi Banten, Selasa (30/1).

Fauzi sepakat dengan KPU Banten dan Bawaslu Banten, tanggal 3 Februari, bendahara akan hadir untuk memenuhi persyaratan verfak. Untuk kantor, keterwakilan perempuan, domisili dan kepengurusan telah dinyatakan memenuhi syarat. (Anton Sutompul)