Bentur Trotoar, Pengendara Motor Tewas

TANGERANG – Kesedihan meliputi kediaman M Ilham Arifin (23) warga Kampung Curug RT 02/01, Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangsel. Anak bungsu dari enam bersaudara tewas usai membentur trotoar di Jalan Tekno Widya, Kecamatan Setu, Rabu (18/9) pagi.

Sebelum membentur trotoar, korban yang mengendarai motor nopol B 6599 WEN itu bertabrakan dengan mobil nopol B 1511 TOT. Peristiwa itu terjadi saat mobil yang dikemudikan Urianto Bangun berbelok dan berhenti menepi tepat dekat Taman Kota II. Secara bersamaan, korban melaju kencang dari Rawa Buntu menuju Cisauk.

Lantaran jalan menikung, korban tak mampu mengendalikan kendaraannya hingga membentur sisi kiri mobil hingga terpental dan kepalanya membentur trotoar.

Kasatlantas Polres Tangsel Ajun Komisaris Polisi (AKP) Lalu Hedwin menyatakan benturan tersebut menyebabkan kepala korban mengalami pendarahan. ”Pengendara mengalami luka berat bagian kepala dan tak sadarkan diri,” ucapnya

Korban sempat dilarikan ke RS Hermina oleh sejumlah warga dan Urianto Namun, nyawa korban tak terselamatkan. “Sopir mengantongi SIM B II umum,” tukasnya.

Terpisah, Kakak kandung korban Hafid Yasin Juhri mengatakan terkejut dengan kecelakaan adiknya. Keluarga mencoba mendatangi RS Hermina. ”Kita sedih banget ditinggal adik kesayangan,” ucapnya.

Dikatakan Hafid, korban hendak menuju kantornya di belakang ITC BSD. Dia sempat bertukar pesan melalui WhatsApp dengan korban kemarin malam. “Lagi tahap perencanaan (korban berencana menikah-red). Keluarga sudah bertemu untuk acara lamaran,” katanya

Dia menambahkan sosok adiknya sangat penurut kepada orang tua dan aktif di majelis ta’lim setempat. ”Mohon didoakan semoga adik saya diterima di sisi Allah,” katanya. (you/nda/ags)