Benyamin dan Muhamad Tunjukan Kemesraan

TANGERANG – Meski akan bersaing dalam Pilkada Kota Tangsel tahun depan, hubungan “mesra” ditunjukkan Wakil Walikota Benyamin Davnie dan Sekda Muhamad.  Itu terjadi di Sekretariat DPRD Kota Tangsel usai rapat pembahasan APBD 2020, Senin (25/11).

Di depan para wartawan, Benyamin dan Muhamad malah berjabat tangan salam komando. Saat bersalaman, keduanya tampak tersenyum. Tak nampak adanya aroma persaingan di antara keduanya. “Nggak ada itu blok-blokan ASN (aparatur sipil negara-red). ASN harus menjaga netralitas,” kata Benyamin Davnie berupaya menyakinkan sejumlah awak media.

Benyamin menyatakan netralitas ASN harus dijunjung tinggi. “Kita sudah buat surat edarannya ke pegawai. Kalau mau enggak netral, pas saat pencoblosan di TPS saja. Di luar itu, tak ada dukung mendukung,” imbuhnya.

Hal senada dikatakan Sekda Muhamad. Ditegaskan, tak ada perpecahan dalam tubuh ASN. Semuanya tetap netral, profesional sesuai dengan peraturan kepegawaian. “Tidak ada perpecahan. Kondisinya masih sama. ASN tetap bekerja melayani masyarakat,” timpal Muhamad. 

Muhamad juga menepis rumors hubungannya renggang dengan Benyamin. “Beliau (Benyamin-red) adalah atasan Saya. Hubungan kami tetap harmonis seperti biasa,” singkatnya.

Diketahui, Benyamin dan Muhamad sama-sama mempunyai niatan menyalonkan diri sebagai Walikota Tangsel dalam Pilkada yang akan dihelat tahun depan. Isunya, di internal Pemkot, para ASN terbelah menjadi dua blok. “Blok M” (Muhamad-red) dan “Blok B” (Benyamin-red).

Menanggapi persoalan di Ulang Tahun Kota Tangsel yang hari ini, genap berusia 11 Tahun, Benyamin mengatakan penanganan urbanisasi menjadi fokus Pemkot Tangsel. Lantaran, setiap tahun kota Tangsel mengalami peningkatan pendatang. Dengan bertambahnya penduduk, pemerintah terus berupaya melengkapi pelayanan.

Ditambahkan Benyamin, beberapa aspek mengalami kenaikan yang bagus. Seperti indeks pembangunan manusia, angka pengangguran dan kemiskinan yang turun. Serta pendapatan daerah yang meningkat seiring kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Capaian pembangunan sudah mendekati target RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah-red). Seperti penyediaan air bersih, saat ini, masuk tahap pembangunan yang dilakukan PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS),”  jelasnya.

Ia menambahkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (Pltsa) sudah finalisasi. “Perkiraan tahun 2020 akan dilakukan groundbreaking dan tahun 2021 sudah beroperasional,” jelasnya. (you/asp)