Benyamin-Pilar Akan Buat Tangsel Semakin Unggul dan Lestari

0
392 views

Pemaparan Visi Misi Paslon Pilkada Tangsel oleh PWI dan SMSI

Tangsel – Calon Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan (Benyamin-Pilar) memiliki cara khusus membuat kota hasil pemekaran Kabupaten Tangerang ini semakin unggul. Pasangan nomor urut 3 itu berencana menjadikan Tangsel sebagai salah satu kota terbaik, tidak hanya di Indonesia, melainkan juga dunia.

Hal tersebut disampaikan Benyamin-Pilar saat menghadiri acara Pemaparan Visi-Misi Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tangsel yang diadakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Tangsel, Rabu (14/10).

Terkait pembangunan infrastruktur, Benyamin-Pilar berkomitmen menjadikan Tangsel semakin terkoneksi. “Kami akan terus mendorong pembangunan MRT Jabodetabek melintasi lebih dari 30 kilometer wilayah Tangsel. Ini mendorong Tangsel semakin terkoneksi dengan daerah lain,” jelas Benyamin.

Menurut Benyamin, konsep pembangunan kota lestari juga menjadi ide lain. Kota lestari adalah konsep pembangunan yang tidak mengikis atau mengorbankan aset wilayah seperti lingkungan, budaya, juga kekhasan lainnya.

“Ada keseimbangan ruang antara ruang terbuka hijau dengan rencana pembangunan. Jadi, kota lestari akan tetap mampu menyediakan ruang-ruang interaksi bagi masyarakat, lansia, anak-anak, juga generasi milenial,” terang Benyamin.

Lebih lanjut Benyamin mengatakan, seperti kota-kota lainnya, Tangsel juga menghadapi berbagai isu khas kawasan urban, seperti kemacetan. Kendati demikian, apa yang sudah dan sedang dilakukan Pemkot Tangsel mampu memberikan jawaban. Untuk mengurangi titik kemacetan, lanjutnya, akan dilakukan penataan kawasan, mulai dari pasar, stasiun, juga titik lokasi lain. Terkait pelayanan kesehatan, Benyamin-Pilar juga akan lebih mengutamakan jemput bola. Idenya, dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, bahkan sebelum sakit.

“Nanti akan ada mantri keliling yang memeriksa kesehatan warga sebelum sakit. Kami juga akan membangun rumah sakit tipe C di tiap kecamatan. Jadi, di setiap satu kecamatan, ada satu rumah sakit yang bisa memberikan pelayanan kesehatan,” papar Benyamin.

Sementara pasangannya, Pilar Saga Ichsan juga menawarkan ide pembaharuan untuk semakin meningkatkan sektor perekonomian di Tangsel. Salah satu yang menjadi perhatian serius arsitek berusia 29 tahun itu, adalah UMKM. Pihaknya berkomitmen membuat infrastruktur UMKM di Tangsel semakin merata. Pilar juga berencana, membuat wadah yang bisa semakin mempertemukan pelaku-pelaku UMKM dengan pasar nasional hingga internasional. Salah satu caranya, dengan menggelar kegiatan berskala internasional.

“Kami juga akan membuat aplikasi digital. Ada peta sebaran lokasi pelaku UMKM. Jadi, setiap produk UMKM yang ada di Tangsel bisa semakin mudah diakses. Pelaku UMKM harus semakin terkoneksi dengan teknologi untuk menjawab tantangan ke depan,” ujar Pilar.

Pilar optimistis, beragam program yang disiapkannya bersama Benyamin Davnie akan mampu membuat Tangsel semakin unggul. “Ke depan, Tangsel bukan hanya menjadi kota yang terbaik di Indonesia, tapi sudah menyentuh Asia bahkan dunia. Karena Tangsel adalah rumah kita bersama. Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Tangsel menjadi lebih baik,” ajaknya. (nizar)