Berkarya-PKS Bangun Koalisi Pembaharuan

CILEGON – Partai Berkarya dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi membangun koalisi pada Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon tahun ini. Dua partai tersebut sepakat mengusung Koalisi Pembaharuan. Kesepakatan itu secara resmi dinyatakan pada Sabtu (21/3) lalu, dengan dibuktikan melalui penandatangan nota kesepahaman oleh masing-masing pengurus Kota Cilegon, disaksikan oleh pengurus Provinsi Banten.

Pada kesempatan itu, kedua partai menyatakan sepakat akan mengusung Helldy Agustian sebagai calon walikota Cilegon. Sedangkan posisi calon wakil walikota Cilegon akan menjadi jatah PKS.
Kendati telah menyatakan mengusung Helldy sebagai calon walikota Cilegon, namun dua partai itu mengaku belum menunjuk sosok untuk calon wakil walikota Cilegon.

Namun, sosok Nurrotul Uyun yang akan menduduki posisi itu menguat. Soalnya, dalam kesempatan itu, nama perempuan yang kini menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Cilegon itu beberapa kali disebut oleh Ketua DPW PKS Provinsi Banten Sanuji Pentamarta.
Bahkan, Sanuji beberapa kali melontarkan kata-kata yang mengarah pada disandingkannya Uyun dengan Helldy di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Cilegon nanti.

“Hasil survei, Bu Uyun masih paling tinggi, tapi ada juga nama-nama kader yang lain, ada Pak Goffar, Bu Sitta, Pak Amal,” ujar Sanuji usai konferensi pers di Gedung Forty, Cibeber.

Kemudian, Sanuji pun memuji kiprah politik Uyun yang sudah berjalan kurang lebih selama 15 tahun, dengan berbagai raihan prestasi politik. Kendati terus-terusan memuji dan menggoda Uyun untuk duduk berdampingan dengan Helldy, Sanuji mengaku belum bisa secara tegas menyatakan Uyun yang akan ditunjuk PKS di pilkada nanti.

Kata Sanuji, secara resmi, sosok yang akan mendampingi Helldy Agustian akan segera diumumkan oleh partai. Sejauh ini, pihaknya masih membuka peluang kepada masyarakat untuk memberikan masukan terkait sosok yang dianggap pas mendampingi Helldy.

Disinggung terkait keputusan PKS mengusung Helldy, menurut Sanuji, Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten itu telah memiliki investasi sosial yang sangat luar biasa melalui sejumlah gerakan sosial, salah satunya melalui Yayasan Suara Hati Kita. Kemudian, berdasarkan tiga kali survei, hasil nenunjukkan secara konsisten Helldy menjadi yang terbaik di Kota Cilegon. “Kita ingin menghadirkan pemimpin yang lebih baik untuk Cilegon. Kita juga ingin pilkada dinamis, kondusif, sehat,” ujarnya.

Setelah menyepakati koalisi bersama Partai Berkarya, Koalisi Pembaharuan akan membuka koalisi secara keseluruhan, dengan masyarakat, tokoh masyarakat, serta partai politik.

“Ini Koalisi Pembaharuan untuk Cilegon yang lebih baik. Inti dari koalisi, berkoalisi dengan seluruh masyarakat Cilegon, tokoh di Cilegon, dan partai-partai di Kota Cilegon,” ujar Sanuji.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten Helldy Agustian menyatakan, dengan terbentuknya Koalisi Pembaharuan telah memenuhi batas minimal pasangan calon walikota dan wakil walikota Cilegon dari jalur partai politik.

Seperti yang telah diketahui, saat ini PKS memiliki empat kursi di DPRD Kota Cilegon, begitu juga dengan Partai Berkarya. Artinya koalisi tersebut telah mengantongi delapan kursi, sesuai dengan batas minimal yang telah ditetapkan oleh KPU Kota Cilegon. Helldy memaparkan, terbentuknya koalisi tersebut melalui perjalanan panjang.

“Penjajakan komunikasi sudah saya lakukan sejak kepemimpinan PKS sebelumnya, sejak pilkada periode yang lalu, tapi rupanya jodohnya baru sekarang, Allah meridainya sekarang,” ujar Helldy.
Koalisi Pembaharuan sepakat untuk mengusung sosok pemimpin yang baru, visioner, melayani, pro kepada masyarakat, dan pemimpin yang bersih dari korupsi.

“Konsep pemerintah kedepan, pemerintah melayani masyarakatnya, bukan dilayani,” ujar Helldy.

Soal sosok calon wakil walikota Cilegon, ia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada PKS sesuai dengan komitmen yang telah disepakati. “Kita percayakanlah pada PKS, dan kita berkomitmen untuk bersama-sama,” ujarnya. (Bayu M)