Ilustrasi.

SERANG – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Banten telah melimpahkan berkas dan tersangka kasus dugaan korupsi Proyek Pembangunan Prasarana Pengaman Pantai Normalisasi Muara Pantai Karangantu di Desa Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, pada Dinas Sumber Daya Air dan Permukiman (DSDAP) Banten tahun 2012 senilai Rp4,8 miliar. Hari ini kedua tersangka, Kepala DSDAP Iing Suwargi dan pengusaha Iyus Priatna, menjalani pemeriksaan di Kejati Banten dan dilanjutkan dengan pelimpahan ke pihak Kejari Serang, Jumat (5/2/2016).

“Iya benar sudah dilimpahkan ke kejaksaan hari ini. Berkas dan tersangkanya sudah kami serahkan juga ke pihak kejaksaan,” ujar Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Banten AKBP Wahyukepada wartawan.

Pantauan di lokasi, Iing dan Iyus menjalani pemeriksaan sekira empat jam di Ruang Penyidik Kejati Banten. Iing yang mengenakan batik, sempat menyalami wartawan yang ada di lokasi. Sementara Iyus tergesa meninggalkan ruang pemeriksaan menuju masjid Kejati Banten.

Usai menunaikan solat Jumat, Iing dibawa penyidik Kejati Banten untuk pelimpahan ke Kejaksaan Negeri Serang. Di sana, berkas Iing dan Iyus kembali diperiksa oleh Penyidik Pidana Khusus Kejari Serang. Selama empat jam lebih penyidik memeriksa kelengkapan berkas dan barang bukti.(Wahyudin)