Berkat Kinerja Polri, Indonesia Tak Seperti Turki dan Jerman

0
650 views

PERAYAAN Hari Natal dan Tahun Baru 2017 berlangsung dengan sukacita di seluruh pelosok Indonesia.

Sejauh ini, belum ada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang menonjol.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Poenky Indarti mengatakan, hal tersebut terjadi atas kinerja Polri yang mampu mensinergikan seluruh instansi terkait.

Karenanya, perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 berjalan damai.

“Kami senang dan apresiasi tinggi bagi Polri yang telah melaksanakan tugas pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan sangat baik,” kata Poengky saat dikonfirmasi, Minggu (1/1), seperti dilansir JPNN.com.

Poengky juga mengapresiasi Polri karena sigap menggagalkan upaya serangan teroris di beberapa daerah.

Termasuk menggagalkan ancaman aksi teroris di Padang, Magelang, dan Palu saat detik-detik perayaan Tahun Baru 2017.

Poengky mengakui, teroris menjadikan hari besar sebagai panggung untuk unjuk gigi.

“Jika dibandingkan dengan di luar negeri yang ada gangguan teroris, misalnya di Turki, Jerman dan Mesir, maka kita wajib bersyukur bahwa upaya kelompok-kelompok tersebut di Indonesia dapat digagalkan oleh Polri,” lanjut Poengky.

Anggota DPR Komisi III Fraksi PDIP Masinton Pasaribu juga senada dengannya.

Menurutnya, berkat Polri, perayaan Natal dan Tahun Baru 2017 berjalan kondusif.

“Saya memberikan apresiasi kepada personel kepolisian yang sudah bertugas dengan baik mengamankan momentum besar Natal dan Tahun Baru 2017,” kata Masinton saat dihubungi.

Masinton menjelaskan, seluruh gangguan dalam negeri, mulai dari ancaman terorisme, lalu lintas, hingga konflik horizontal, mampu ditangani oleh Polri.

Bahkan, Polri mampu mendamaikan pertikaian antaragama di Bandung.

“Pembubaran Natal itu kemarin di Bandung ada riak kecil, tapi bisa diantisipasi. Kapolri langsung mengganti kapolda dan kapolresnya. Saya rasa itu bagian dari cara untuk makin meningkatkan profesionalitas kepolisian. Tapi secara umum kinerja kepolisian sudah berjalan baik dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” pungkas Masinton. (mg4/JPNN)