Berkedok Rekrutmen Tenaga Kerja, Dua Tersangka Penipuan Diringkus

SERANG – Kasus penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja diungkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Serang Kota. Dua pelaku dibekuk polisi di Kampung Jaha, Walantaka, Kota Serang, Minggu (13/8), seusai menipu sembilan orang calon tenaga kerja. “Dua orang tersangka sudah ditangkap minggu lalu,” kata Kanit Tipiter Satreskrim Polres Serang Kota Inspektur Polisi Dua (Ipda) Miftahudin, Senin (21/8).

Dua tersangka itu berinsial KS dan IM. Dua pelaku bersama seorang lagi masih berstatus buron itu disangka menipu sembilan orang dengan menjanjikan pekerjaan di sebuah pabrik kertas di Kabupaten Serang. “Dua tersangka kami titipkan di tahanan Polsek Serang. Sekarang masih dalam pemberkasan,” kata Miftahudin.

Dugaan penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja itu terbongkar seusai sembilan orang korban melaporkan ke Mapolres Serang Kota. Mereka dijanjikan dipekerjakan menjadi karyawan di sebuah pabrik kertas dengan syarat menyetorkan uang sebesar Rp5 juta. Para korban dikenalkan dengan seseorang yang diyakini sebagai karyawan pabrik tersebut. “Informasinya mantan karyawan (DPO-red) pabrik tersebut. Tapi, itu belum pasti. Kami belum cek kebenarannya,” kata Miftahudin.

Sebelum dilaporkan, para korban beberapa kali sempat menemui tersangka untuk menagih janji. Agar lebih meyakinkan, para korban diberikan seragam dan kartu identitas karyawan pabrik tersebut. Namun, sembilan korban tersebut tak kunjung bekerja. Setelah beberapa kali ditanya, korban diminta bersabar.

Penasaran, korban mendatangi pabrik tersebut. Korban harus menelan kekecewaan, lantaran perusahaan tidak membuka lowongan pekerjaan. Merasa ditipu para korban akhirnya melapor ke Polres Serang Kota. “Kami jerat Pasal 372 dan 378 KUH Pidana,” kata Miftahudin. Sementara, satu orang lagi pelaku masih diburu polisi. “Identitas sudah ada. Sekarang kita masih cari keberadaannya,” ujar Miftahudin. (Merwanda/RBG)