Bermain dan Belajar Bersama di Banten TV Disambut Antusias

Dua guru PAUD memberikan materi menggambar, bernyanyi, dan bercerita di hadapan kamera di studio Banten TV, Senin (20/4).

Hari pertama pelaksanaan sekaligus launching program baru Pemerintah Kabupaten Serang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), yakni ‘Belajar Bersama di Banten TV’, Senin (20/4), berjalan lancar. Program disambut antusias, baik oleh tenaga pendidik dan kependidikan yang memberikan materi di depan kamera maupun siswa yang mengikuti pembelajaran pada layar kaca di rumah.

Program ini diluncurkan dalam rangka pengembangan program alternatif layanan belajar siswa. Program diperuntukkan siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Rencananya program alternatif selama siswa belajar di rumah itu akan berlangsung hingga 29 Juni. Program ditayangkan secara live dan interaktif melalui Banten TV di chanel 50 UHF. Program juga ditayangkan melalui bantentv.com/live/, aplikasi playstore Banten TV, Youtube officialbantentv, serta fanpage di FB (Facebook) officialbententv. Yang bertanya bisa langsung SMS atau WhatsApp.     

Jadwal program dimulai dengan pembelajaran siswa PAUD dari pukul 08.00 sampai pukul 09.00, pembelajaran SD pukul 09.00 sampai pukul 10.30 WIB, dan pembelajaran SMP dari pukul 10.30 sampai pukul 12.00 WIB. Untuk SD khusus kelas 3,4 dan 5, serta SMP untuk kelas 7 dan 8.

Muhammad Fadhil At-Tsaqif, siswa kelas 1 SDN Singarajan, Kecamatan Pontang yang belajar melalui layar kaca Banten TV di rumah, Senin (20/4)

Kemarin, pantauan di Kecamatan Pontang, tepatnya di Desa Singarajan, salah seorang siswa bernama Muhammad Fadhil At-Tsaqif terlihat antusias saat belajar di rumah sambil memerhatikan layar kaca yang menayangkan pelajaran matematika di chanel Banten TV. Sambil duduk berselonjor kaki, Fadhil sesekali terlihat mencatat angka-angka pada buku catatannya. Ia tampak semangat mengikuti materi pembelajaran. “Seru. Biasanya selalu dimarahi ibu kalau lama nonton TV, sekarang malah disuruh nonton soalnya belajar. Pokoknya seneng, belajarnya enggak bikin bosen,” ujarnya.

Sementara itu, orangtua Fadhil, Murdani menyambut baik program Belajar Bersama di Banten TV yang dicanangkan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang membuat semangat anaknya untuk belajar. “Anak saya jadi ada kegiatan. Ini program yang sangat bagus, mendidik,” pujinya.

Hal serupa dilakukan Syakila Octo Javanica, siswi SMPN 1 Ciruas. Sambil duduk santai di sofa ruang tengah rumahnya, siswi kelas 8 itu terlihat serius menyimak pemaparan materi pelajaran oleh guru di televisi. “Seru, belajarnya sendirian, jadi bisa lebih fokus,” ujarnya.

Syakila, siswi SMPN 1 Ciruas terlihat antusias belajar melalui layar kaca chanel Banten TV di rumah, Senin (20/4).

Syakila siang itu kebetulan memerhatikan pelajaran Bahasa Inggris. Ia mengaku lebih paham dalam menerima materi. “Alhamdulilah, bersyukur masih bisa belajar di rumah lewat televisi,” ucapnya.

Menanggapi hal itu, Kepala SDIT Birul Waalidain Nawasi mengakui, meski frekuensi jaringan televisi di wilayahnya kurang maksimal, tetapi siswa di wilayahnya antusias mengikuti pelajaran. Ada pula siswa yang memilih belajar melalui aplikasi yang diunduh melalui playstore. “Ini sarana dari pemerintah yang sangat membantu dalam proses belajar mengajar siswa di rumah,” katanya.

SERU DAN CERIA

Seperti diketahui, hari pertama pembelajaran dimulai dari PAUD yang diberikan materi tematik. Ada dua guru perempuan yang memberikan materi untuk siswa PAUD, mulai dari bercerita, belajar bernyanyi, menggambar hingga mewarnai. Keseruan dan keceriaan terjadi di lokasi syuting selama kedua guru itu memberikan materi di depan kamera.

Syuting dilanjutkan pembelajaran SD dengan materi pelajaran Matematika untuk kelas 3, kelas 4, dan kelas 5. Pemberi materi terlihat sedikit gugup menyampaikan pembelajaran. Meski begitu, program pembelajaran mampu diselesaikan dengan lancar. Begitu pun pada saat pembelajaran SMP yang dipandu dua pemateri bernama Usaeni, Guru SMPN 3 Kramatwatu dan Nurul Hidayati, Guru SMPN I Kragilan yang memberikan materi pelajaran Bahasa Inggris. Meski keringat terus bercuruan pada wajah kedua guru itu selama memberikan materi akibat gerogi, tapi keduanya mampu menyampaikan materi dengan fasih dan mudah dipahami. Mulai dari materi soal profesi hingga belajar perkenalan atau introduction.        

Kepala Seksi (Kasi) PAUD pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang, Janjusi mengatakan, pihaknya sudah menyusun jadwal pembelajaran hingga program selesai, mulai dari PAUD dengan materi tematik, serta SD dan SMP materi semua mata pelajaran dari Senin sampai Jumat. “Kegiatan (program Belajar Bersama di Banten TV-red) akan berlangsung sampai 29 juni 2020,” ungkap Janjusi di sela-sela syuting.

Janjusi memastikan, pemberi materi yang ditunjuk Dindikbud merupakan guru-guru terbaik dan berprestasi di tingkat kabupaten maupun provinsi, serta mempunyai kapasitas dan kompeten di bidangnya. Hari pertama, diakui Janjusi, pemberi materi sedikit gugup karena baru pertama kali berhadapan dengan kamera. “Tentunya ini pengalaman baru buat mereka. Mudah-mudahan, program berkelanjutan walaupun wabah Corona usai, karena pola pembelajaran seperti ini efektif, harus dilanjutkan oleh Banten TV,” sarannya.

Janjusi pun mengajak, masyarakat betul-betul memanfaatkan kesempatan Belajar Bersama di Banten TV. Ia pun meminta, tenaga pendidik dan kependidikan meningkatkan kompetensi dalam memberikan materi pembelajaran. Tentunya, menurut Janjusi, dibutuhkan skill atau trik khusus dalam menyampaikan materi pembelajaran di dalam studio di depan kamera karena berbeda dengan situasi mengajar di kelas. “Program ini perlu diambil dampak positifnya oleh para orangtua siswa agar bisa mengajak putra putrinya mengisi waktu belajar di rumah secara baik,” ajaknya.

Menurutnya, program bermanfaat di tengah demam gadget yang kerap dimanfaatkan anak untuk bermain game. Ia pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah yang sudah memfasilitasi para tenaga pendidik dan kependidikan PAUD, SD, dan SMP melalui Banten TV, sehingga bisa melakukan tugas dan aktivitas belajar dan mengajar di rumah. “Ini terobosan baru dan luar biasa melihat perkembangan dan respons peserta didik. Kegiatan ini berdampak positif. Mudah-mudahan mereka bisa belajar dan mengajar dari rumah, tentunya tidak melupakan tanggung jawab sesuai apa yang perlu disampaikan tenaga pendidik dan apa yang harus diterima peserta didik semasa belajar di rumah,” ujar Sekretaris PGRI Kabupaten Serang tersebut.

Janjusi berharap, orangtua siswa dapat memanfaatkan program Belajar Bersama di Banten TV secara maksimal sesuai jadwal. “Kita sangat berterima kasih kepada ibu Bupati dan Kadindik yang mempunyai inisiatif seperti ini yang belum dilakukan oleh kabupaten kota lain,” ucapnya. (mg06-zai/air)