Bermodal Cutter, Maling Gasak Puluhan Handphone

TANGERANG – Seorang pria berinisial T alias B yang menggasak handphone di salah satu toko penjual HP di lantai 1 Mal Balekota dibekuk Unit Reserse Kriminal Polsek Tangerang. Dari hasil aksinya, T berhasil mengambil 42 unit smartphone android.

Kapolsek Tangerang Kompol Ewo Samono mengatakan, insiden pencurian puluhan HP itu diketahui pemiliknya Arengga pada Minggu (4/2) lalu. ”Dia melapor ke kami puluhan unit HP di tokonya telah hilang,” katanya kepada awak media saat menggelar rilis di Mapolsek Tangerang, Rabu (3/5) lalu.

Ewo menjelaskan, modus yang dilakukan pelaku untuk menggasak puluhan ponsel yang ada di toko itu dengan merusak tembok mal yang terbuat dari gypsum dengan cutter dan memanjat tembok menggunakan tali. ”Pelaku melakukan aksinya dengan melompat ke dalam toko menggunakan tali dan HP yang ada di kotak diambil semua oleh pelaku,” ungkapnya.

Kata Ewo, pelaku sudah mengenal struktur bangunan di Mal Balekota lantaran pernah menjadi kuli bangunan mal tersebut. Ia juga sempat menyamar dan bermalam di mal tersebut untuk menyiapkan aksi penggasakan HP di toko tersebut. ”Jadi di toko sebelahnya tidak ada aktivitas dan masuk dengan merusak tembok untuk naik di sebelahnya. Dalam aksinya pelaku juga menyiapkan linggis, obeng, besi dan gembok untuk membuka brankas,” jelasnya.

Setelah menerima laporan, petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan selang beberapa waktu pelaku berhasil diringkus saat sedang bekerja di kawasan Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat. ”Pelaku sudah menjual HP curiannya dan uangnya digunakan untuk membeli dua unit motor, televisi dan barang lainnya,” ujarnya.

Akibat perbuatan yang dilakukan, pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. ”Pelaku diancam hukuman paling lama lima tahun penjara,” pungkasnya.

Sementara itu, pelaku berinisial T mengatakan, ia melakukan aksi menggasak toko HP tersebut lantaran sudah mengetahui seluk beluk bangunan. ”Saya tahu temboknya dari gypsum karena dulu saya yang membangun. Sebelum mengambil HP, saya memastikan dulu apakah bangunannya masih sama, setelah tahu belum ada perubahan saya langsung melakukannya,” ujarnya. (mg-08/RBG)