Pemerintah Provinsi Banten memberikan penghargaan kepada guru dan kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) di Provinsi Banten. Setelah melalui seleksi dan tahapan, terpilih tiga guru dan kepala sekolah berprestasi yang kemudian mendapatkan penghargaan dari Pemprov Banten.

Ketiga guru SMA tersebut diantaranya, Neni Handayani, S.Pd, dari SMAN 8 Tangerang Selatan, Kota Tangerang Selatan, kemudian, Retno Siswanto, M.Pd, dari SMAN 1 Cikulur, Kota Lebak, dan terakhir adalah Yuyum F. Elviyati, S.Pd, M.Hum, dari SMAN 23 Tangerang, Kabupaten Tangerang.

Penilaian dalam kegiatan pemilihan guru berprestasi dan berdedikasi tersebut dilakukan oleh tim dewan juri pada tanggal 15 hingga 18 Juni 2016 lalu di hotel Marbella Anyer. Setelah melakukan pertimbangan, dewan juri yang terdiri dari Maman Faturhoman, Ph.D dan DR. Syafrizal Paratama, M.Pd tersebut memutuskan tiga orang yang layak mendapatkan penghargaan.

Persyaratan pemilihan guru SMA berprestasi mulai dari tingkat satuan pendidikan sampai dengan tingkat nasional terdiri dari persyaratan akademik dan melengkapi persyaratan administratif. Untuk persyaratan akademik peserta harus memiliki kualifikasi akademik minimal sarjana atau diploma empat. Serta penilaian juga dilihat dari kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. Seorang guru yang berprestasi juga harus menghasilkan karya kreatif dan inovatif dan dapat menghantarkan siswa didiknya hingga memcapai prestasi baik di bidang intraskulikuler maupun ekstrakulikuler.

Dinas Pendidikan Provinsi Banten,Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Engkos Kosasih Samanhudi mengatakan, pemberian penghargaan ini dilakukan terutama sebagai bentuk penghargaan pemerintah terhadap tenaga pengajar di SMA. Selain itu, sebagai perlindungan, mengangkat harkat dan martabat guru sebagai profesi terhormat, mulia dan terlindungi, serta memiliki jiwa kompetitif dalam peningkatan kompetensinya.

“Kita (Pemerintah Provinsi Banten) sangat menyadari besarnya peran seorang guru dalam suatu lembaga pendidikan dan dalam membentuk karakter anak bangsa. Karenanya, perlu adanya suatu ajang untuk memberikan penghargaan terhadap orang yang memilih untuk menjalani profesi terhormat dan mulia tersebut,” papar Engkos.

Engkos melanjutkan, dengan adanya ajang penghargaan seperti ini diharapkan bisa menjadi pemacu semangat bagi para guru untuk bisa terus meningkatkan kualitasnya dalam mengajar dan membuat pribadi lebih profesional dalam menjalankan profesi sebagai guru.

Masih menurut Engkos, guru merupaka elemen terpenting bagi dunia pendidikan di Provinsi Banten, karena, tanpa ada sosok guru, sebanyak apapun program yang digulirkan oleh pemerintah, sebesar apapun anggaran yang dianggarkan untuk dunia pendidikan, dan sebagus apapun pengelolaanya, jika tidak ada guru, maka tujuan dan cita-cita pendirian Provinsi Banten terkait pendidikan tidak akan terwujud.

“Karena itu, kami berfikir acara penghargaan seperti ini sangat penting bagi dunia pendidikan di Provinsi Banten. Dengan ini, para guru merasa ada pemacu lain untuk dirinya lebih kompetitif dalam menjalankan profesinya sebagai seorang pengajar,” paparnya.

Dinas Pendidikan Provinsi Banten,Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Banten Teddy Rukman menambahkan, menilai kepala sekolah pun memiliki peranan penting dalam menentukan kondisi dunia pendidikan di Provinsi Banten.

Sebagai pemimpin di sekolah, kepala sekolah sudah barang tentu mempunyai peran dan kendali sangat besar. Kondisi pendidikan, ritme belajar mengajar di sekolah tersebut bergantung pada sosok kepala sekolah. Karena kebijakan berada di tangannya.

“Kalau kita analogikan, SMA adalah perahunya, kepala sekolah adalah nahkodanya, mau seperti apa perahunya, mau mengarah kemana perahu tersebut, tujuannya apa, dan segalanya bergantung pada nahkodanya, jika nahkoda itu salah memberikan intruksi, maka perahu tersebut pun akan salah arah. Begitu juga di sekolah,” papar Teddy.

Karena itu, menurut Teddy baik guru maupun kepala sekolah sama-sama memiliki peranan penting untuk dunia pendidikan. Jadi, menurutnya wajar jika Pemerintah Provinsi Banten memberikan penghargaan terhadap para guru dan kepala sekolah yang diniliai memiliki prestasi agar bisa dicontoh oleh kepala sekolah dan guru di SMA-SMA lain di Provinsi Banten.

“Saya berharap dengan ada program seperti ini, kualitas pendidikan di Provinsi Banten semakin meningkat, sehingga lahirlah para penerus bangsa yang mempunyai kualitas yang sangat baik dan mempunyai daya saing dan kompetitif,” paparnya. (ADVERTORIAL/Dinas Pendidikan Provinsi Banten)