Berselang Sehari, Pencurian Pecah Kaca Mobil Kembali Terjadi di Cilegon

0
169
Pemilik kendaran bersama rekannya sedang berdiri di samping Avanza yang pecah kaca di Jalan Raya Cilegon-Anyar KM 1, Ramanuju, Kota Cilegon pada Selasa (5/6).

CILEGON – Hanya berselang satu hari, aksi pencurian dengan modus pecah kaca kembali terjadi. Kali ini menimpa Edi (35) karyawan PT CJ Korea Express. Akibatnya, laptop dan barang berharga yang ditaruh di dalam kendaraan raib diambil oleh pencuri di Jalan Raya Cilegon-Anyar KM 1 Ramanuju, Kota Cilegon sekira pukul 18.00 WIB, Selasa (5/6).

Informasi yang berhasil diperoleh, peristiwa itu bermula saat Edi hendak berbuka puasa. Jarak kendaraan jenis Avanza dengan nomor polisi B 1376 PIE miliknya itu sekitar lima meter dengan dirinya saat berbuka puasa. Di saat yang bersamaan, ada beberapa orang dengan jumlah kurang lebih 20 yang hendak melaksanakan buka puasa bersama dirinya. Ketidaksadaran Edi dimanfaatkan oleh kawanan maling spesialis pecah kaca itu. Setelah Edi melihat ke arah mobil ternyata kaca belakang sebelah kanan sudah pecah.

Ia bersama rekannya langsung menghubungi petugas kepolisian Polres Cilegon. Dengan sigap petugas langsung datang dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sementara guna proses lebih lanjut, petugas kepolisian membawa mobil beserta pemiliknya ke Mapolres Cilegon untuk dimintai keterangan.

Korban mengatakan, saat itu dirinya hendak berbuka puasa di salah satu rumah makan yang ada di Jalan Raya Cilegon-Anyer KM 1, Ramanuju, Kota Cilegon. Usai berbuka puasa dirinya langsung melihat kendaraannya, dan ternyata kaca mobil miliknya sudah pecah. “Saya lagi makan buka puasa, orang makan lagi rame, sekitar 20 orangan. Selesai buka puasa saya ngecek mobil. Ternyata kaca mobil sudah pecah,” aku Edi, kepada wartawan di Mapolres Cilegon, Selasa (5/6).

Dalam kondisi panik, Edi menanyakan peristiwa itu kepada orang di sekitarnya, namun tidak ada yang melihat peristiwa itu. Kata Edi, saat kejadian tidak ada saksi mata yang melihat peristiwa pecah kaca tersebut. “Yang diambil pelaku tas isinya laptop, power bank sama hard disk, kerugian saya kira-kira Rp10 jutaan,” jelasnya.

Menurut pengakuannya, di tempat tersebut sudah terjadi sebanyak dua kali termasuk dirinya yang menjadi korban pecah kaca. Pencuri tersebut diperkirakan memanfaatkan pemiliknya sedang lengah dan saat sibuk makan. “Ketika tidak ada yang ngawasin pencuri biasanya langsung beraksi, sepertinya itu sih hitungan detik, karena tidak terdengar sama sekali,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Dadi Permana membenarkan adanya laporan pengaduan dari masyarakat yang menjadi korban pecah kaca. “Iya benar ada laporan itu dari masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan,” tukasnya saat ditemui di ruangannya.

Sebelumnya diberitakan, Dwi Irawan (20) warga Komplek Taman Warnasari Indah kehilangan laptop, ponsel, dan uang tunai sebesar Rp1 juta rupiah di dalam kendaraan miliknya yang terparkir di depan Cilegon Bussines Square Pondok Cilegon Indah (PCI) sekira pukul 20.00 WIB, Senin (4/6). Dwi menjadi korban penjahat dengan modus pecah kaca mobil. (Adi/RBG)