Besok, Kereta Bandara Diuji Coba

0
97

TANGERANG – Masyarakat Kota Tangerang dan sekitarnya yang hendak terbang melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) tidak perlu membawa kendaraan pribadi lagi. Per 1 Desember nanti, kereta bandara dengan rute terkoneksi dari Stasiun Dukuh Atas Sudirman–Duri–Batuceper–Bandara Soetta resmi beroperasi.

Kepastian ini terungkap saat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau langsung proses persiapan pengoperasian kereta bandara di Stasiun Batuceper, Kamis (23/11). Ia disambut Walikota Tangerang Arief R Wismanysah dan Executive Manager atau Kepala Cabang Bandara Soekarno-Hatta M Suriawan Wakan.

Menhub menjelaskan, proses uji coba kereta bandara akan dilakukan pada 25 November 2017 dengan rute Stasiun Dukuh Atas Sudirman–Duri–Batuceper–Bandara Soetta. ”Kita resmikan pada awal Desember. Sebenarnya 25 November sudah bisa operasi, tapi kita lebih safe kalau diberikan kesempatan PT Railink untuk uji coba,” kata Budi.

Pengoperasiannya, akan dibuat dengan waktu tempuh 30 menit. Dimulai dari Dukuh Atas dan berhenti sekali di Stasiun Batuceper. ”Harapannya, dari Batuceper ada warga Kota Tangerang dan Tangerang Selatan yang mau naik kereta ke bandara. Jadi tidak pakai kendaraan pribadi lagi,” katanya.

Ia berharap, pengoperasian kereta bandara ini secara penuh dapat beroperasi pada 1 Januari 2018. Sebagai bentuk promosi dan dalam rangka sosialisasi, pihaknya memberlakukan tarif murah sebesar Rp30 ribu per orang pada bulan depan.

”Adanya kereta bandara ini diharapkan 30 persen penumpang yang menuju ke Bandara Soekarno-Hatta akan pindah menggunakan alat transportasi kereta. Kami yakin kereta bandara bisa digunakan masyarakat karena memang kereta api sangat digemari warga untuk bepergian,” tandasnya.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengapresiasi pembangunan kereta bandara yang melintasi Stasiun Batuceper. Ia menuturkan, keberadaan kereta bandara diyakini mampu mengurangi angka kemacetan kota. ”Karenanya, masyarakat Kota Tangerang tidak perlu menggunakan kendaraan pribadi menuju Bandara Soekarno-Hatta. Cukup pakai kereta bandara aja. Lebih simpel dan murah,” katanya.

Arief juga berharap agar pembangunan kereta bandara bisa direalisasikan di beberapa stasiun kereta api lainnya. ”Kami berharap seluruh stasiun kereta api di Kota Tangerang bisa terkoneksi dengan kereta bandara. Karena jumlah pengguna kereta cukup tinggi, terlebih bagi warga yang keluar masuk kota ini,” pungkasnya. (mg-05/dai/sub)