CILEGON – Sekretaris Daerah Kota Cilegon Abdul Hakim Lubis memastikan Pemkot Cilegon akan melaksanakan mutasi, rotasi, dan promosi pada Kamis (22/1). Dikatakannya, dalam rencana yang melibatkan sekira 140 pegawai dari berbagai eselon dan golongan itu, dilakukan dalam rangka penyegaran dan memaksimalkan kinerja Pemkot Cilegon melalui penataan pegawai.

“Ada yang dirotasi saja, ada juga yang promosi. Karena kita ingin mengisi kekosongan jabatan yang terjadi saat ini,” ujarnya kepada radarbaten.com usai membuka ujian dinas dan penyesuaian ijazah di Aula Setda II Pemkot Cilegon, Rabu (21/1).

Ketua Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemkot Cilegon ini mengisyaratkan, dampak dari mutasi itu akan berimbas pada kekosongan yang terjadi pada sejumlah kursi jabatan staf ahli saat ini. Dengan kata lain, dipastikan pula sejumlah staf ahli akan dimutasi pada SKPD yang saat ini tengah mengalami kekosongan, seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (DKCS), Kantor Inspektorat, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

“Yang kosong itu pasti kita isi, mungkin nanti ada kekosongan di Staf Ahli. (Kepala-red) BPBD tidak kita isi, hanya Sekretaris dan bidang bidangnya saja. Yaitu oleh eselon III dan IV, karena kita harus mengikuti ketentuan dari Undang Undang ASN (Aparatur Sipil Negara-red) yang menyebutkan untuk pegawai yang akan promosi dari eselon III ke eselon II itu harus melalui proses lelang. Saya selaku Ketua BPBD, sedangkan pejabat eselon dua yang masih kita kosongkan itu sebagai Ketua Pelaksana BPBD,” jelasnya. (Devi Krisna)***