Besok Sejabat 9 Digelar

0
1.051 views
Ketua Panitia Sejabat 9 M Widodo (kiri) berbincang dengan Camat Gunungsari Amirudin (kanan) untuk persiapan tempat transit peserta Sejabat di kantor Kecamatan Gunungsari, Kamis (6/8).

Dua Pitstop Disiapkan

Sabtu (8/8) besok, Sepeda Jelajah Wisata Banten (Sejabat) seri 9 digelar dengan start dan finish di Graha Pena Radar Banten. Menempuh jarak sekitar 55 kilometer dan melintasi wilayah Kota Kabupaten Serang. Treknya termasuk kategori sedang. Tidak berat. Tapi, juga tidak ringan.

Panitia berharap Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar dan Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Gumuruh Winardjatmiko dapat hadir dan melepas peserta pada pukul 06.45 WIB. Sekaligus ikut gowes berbaur dengan penggowes dari berbagai komunitas. Sejumlah pejabat utama Polda Banten dan Korem 064/MY juga menyatakan kesiapan ikut gowes. Termasuk Dandim Serang dan jajarannya. Bahkan, mantan Dandim Serang Kol Inf Wahyu Widodo juga menyatakan kesiapannya ikut gowes.

Selain itu, hadir juga Direktur Radar Banten/BantenTV Mashudi, Pimpinan Perusahaan Diana Yuliantini. Serta perwakilan dari pendukung Sejabat. Antara lain dari Askrindo, Pemkab/Pemkot Serang, Bank bjb, Astra Infra Toll Road, ASDP, dan lain- lain.

Dua lokasi istirahat atau pitstop sudah disiapkan oleh panitia. Pitstop pertama di Kantor Kecamatan Gunungsari dan pitstop kedua di Bendung Sindangheula. Keduanya telah mengonfirmasikan kesediaannya menerima sekitar 400 penggowes.

Camat Gunungsari Amirudin sudah menyatakan kesiapan untuk menjadi “tuan rumah”. “Dengan senang hati, silakan istirahat di kantor kecamatan. Nanti kita sediakan teh, kopi dan cemilan,” kata Amirudin, Kamis (6/8) saat menerima Ketua Panitia Sejabat seri 9 M Widodo dan Nizar Deviana serta Andre dari Radar Banten.

Sementara, Pitstop kedua di Bendung Sindangheula yang merupakan objek vital. Di sini pengelola bendung, juga menyiapkan minuman dan buah-buahan. Panitia berharap peserta mengikuti aturan pengelola, tertib dan  tidak gaduh.

Panitia mengimbau kepada peserta untuk tidak kebut-kebutan di 25 kilometer pertama. Yakni dari Graha Pena Radar Banten-Pasar Ciomas. Di jalur ini terdapat puluhan tanjakan dan turunan yang cukup menguras tenaga. “Atur tenaga agar tidak terkuras dan agar tidak keram,” saran Widodo. (zai/alt)