Betonisasi Jalan Senilai Rp19,8 Miliar Dipantau Syafrudin

SERANG – Walikota Serang Syafrudin memantau dua ruas jalan yang sedang dilakukan betonisasi di Kecamatan Serang, Kota Serang. Pemantauan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan jalan senilai Rp19,8 miliar itu selesai tepat waktu.

Pemantauan dilakukan pada Senin (11/11). Orang nomor satu di Kota Serang itu didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang M Ridwan. Pemantauan dilakukan mulai dari Jalan Cidadap-Walantaka, lalu Jalan Lebak Wangi-Pasir Lembu.

Syafrudin mengatakan, pemantaun dilakukan untuk memastikan pembangunan jalan sesuai spesifikasi. “Hari ini saya memantau dua jalan yang pertama Jalan Cidadap-Walantaka. Kedua Jalan Pasir Lembu-Lebak Wangi. Kedua jalan sama-sama sudah dicor dengan ketebalan 20 centimeter dengan panjang 2,6 meter,” katanya di lokasi pemantauan.

Pembangunan betonisasi jalan ini ditarget Syafrudin harus selesai sampai akhir Desember 2019. “Harus selesai sesuai target,” ujar pria yang mengawali karirnya sebagai guru SD di Pulo Ampel sejak 1982 silam itu. Kata dia, dua jalan tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp19,8 miliar. “Yang di Cidadap-Walantaka Rp9,3 miliar. Kemudian untuk jalan Pasir Lembu ini Rp6,5 miliar,” kata Syafrudin.

Kata dia, jika pembangunan jalan ini sudah selesai, pihaknya akan melanjutkan pembangunan jalan sampai Warung Doyong. “Untuk yang sekarang ini kita tinjau sampai berbatasan rel kereta api, ke sananya nanti kita sampai ke Warung Doyong,” ucapnya.

Menurutnya, pembanguan dilakukan lantaran wilayah tersebut merupakan wilayah industri. Karena itu harus ditunjang dengan akses jalan yang baik. “Harus kita tunjang dengan sarana infrastruktur yang bagus. Kalau infrastruktur kurang bagus, jadi industri juga tidak ada yang hadir di tempat ini,” akunya.

Di tempat yang sama, Kadis PUPR Kota Serang M Ridwan menambahkan, pembangunan jalan Cidadap-Walantaka sepanjang 2,6 kilometer. Sedangkan untuk Jalan Pasir Lembu-Lebak Wangi 1,5 kilometer. “Untuk jalan yang di sini sudah 60 persen, kalau di Cidadap-Walantaka sudah 75 persen. Mudah-mudahan sampai akhir kontrak di bulan Desember nanti sudah selesai,” cetusnya. (Ken Supriyono)