BI Banten Gelar Temu Responden

TANGERANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten menggelar temu responden di Ballroom JHL Solitaire, Tangerang, Jumat (1/11). Kegiatan ini mengusung tema Mengenai Dunia Usaha di Era Revolusi 4.0 Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah.

Acara ini dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja, Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Purwanto, Direktur Utama Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten Doddy Panggaribuan, dan tamu undangan lain. Temu responden menghadirkan narasumber ekonom Aviliani dan CEO General Electric Indonesia Handry Satriago dengan moderator komika Pandji Pragiwaksono.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Erwin Soeriadimadja mengatakan, acara ini dapat memberikan beberapa manfaat kepada para peserta yaitu informasi mengenai kondisi perekonomian Indonesia dan pengetahuan mengenai strategi dunia usaha dalam menghadapi tantangan dan perkembangan ekonomi digital di kawasan lokal maupun global.

“Selain itu, pertemuan ini diharapkan dapat meningkatkan hubungan yang baik antara Bank Indonesia dengan stakeholder di Provinsi Banten,” katanya.

Ia menyampaikan, berdasarkan perkiraan Bank Indonesia pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2019 sebesar 3,2 persen (yoy), melambat dibandingkan posisi pada tahun 2018 yang sebesar 3,6 persen (yoy). Sementara itu, berdasarkan data BPS, hingga semester I 2019 ekonomi Indonesia tumbuh sebesar 5,06 persen (ctc) melemah dibandingkan posisi akhir tahun 2018 yang tumbuh 5,17 persen (ctc). Sejalan dengan perlambatan ekonomi di level nasional, pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten juga tercatat melambat. Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten hingga semester I 2019 tercatat sebesar 5,39 persen atau melambat dibandingkan posisi tahun 2018 yang sebesar 5,81 persen.
“Meski demikian, pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan angka nasional pada periode yang sama sebesar 5,06 persen,” katanya. (Susi K)