BI Terima Penukaran Uang Rusak Dampak Banjir

Manajer Fungsi Koordinasi dan Komunikasi Kebijakan KPw BI Banten Renny Maharani, Kepala Divisi Sistem Pembayaran, Pengelolaan Uang Rupiah, dan Layanan Administrasi KPw BI Banten Erry P Suryanto, Kepala Tim Pengelolaan Uang Rupiah Albert.

SERANG – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten melayani penukaran uang rusak dampak banjir yang melanda Kabupaten Lebak dan Kota Tangerang. Masyarakat yang ingin menukarkan uang bisa datang langsung ke kantor Bank Indonesia Provinsi Banten atau 11 perbankan yang bekerja sama.

“Kalau enggak ke BI, masyarakat bisa datang langsung ke sebelas perbankan yang sudah menjalin kerja sama dengan BI untuk penukaran uang,” kata Kepala Divisi Sistem Pembayaran Pengelolaan Uang Rupiah dan Layanan Administrasi KPw BI Banten Erry P Suryanto, Selasa (7/1).

Menurutnya, kesebelas perbankan yang menjalin kerja sama dengan BI untuk penukaran uang harus melayani masyarakat yang ingin melakukan penukaran. “Perbankan wajib melayani masyarakat untuk penukaran uang,” tuturnya.

Ia mengungkapkan, nanti petugas akan mengecek uang yang rusak akibat banjir. Jika memenuhi syarat diganti seluruhnya. Jika petugas langsung memutuskan bahwa asli maka bisa diganti. “Namun jika ragu, perbankan akan membawa ke Bank Indonesia untuk konfirmasi,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ada beberapa yang akan dilihat petugas untuk menunjukkan ciri-ciri keaslian uang rupiah. “Seperti nomor seri dan lain sebagainya,” tambahnya.

Penukaran uang rusak akibat banjir ini hanya berlaku untuk uang rupiah. Sedangkan mata uang valuta asing (valas) yang rusak tidak berlaku. (skn/aas/ira)