Biadab! Pengamen Rampok dan Perkosa Karyawati di Kabupaten Serang

0
997 views

SERANG – LA (23), karyawati pabrik di Kabupaten Serang menjadi korban kebiadaban Sugiono (29), yang diketahui berprofesi sebagai pengamen jalanan di sekitaran Kibin.

Sugiono tega merampok dan memperkosa karyawati asal Kabupaten Pandeglang tersebut di rumah kontrakannya di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Sabtu (21/1) pekan lalu.

Personel Unit Kejahatan dan Kekerasaan (Jatanras) dan Tim Buser Polres Serang berhasil meringkus Sugiono di sekitar Cengkareng, Jakarta Barat saat akan bersembunyi di rumah adiknya, Minggu (22/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Tersangka berhasil kita tangkap dalam waktu yang tidak lama. Dan terpaksa kita lakukan tindak keras dengan menembak tumit kaki kanan karena melakukan perlawanan dan tidak mengindahkan peringatan petugas,” ungkap Kepala Satuan Reskrim Polres Serang AKP Gogo Galesung kepada wartawan saat ekspose di Mapolres Serang, Senin (23/1).

Menurut Gogo, berdasarkan pengakuan tersangka warga Lingkungan Gondrong, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang ini awalnya merencanakan akan melakukan perampokan. Namun ketika melihat korban yang baru selesai mandi dan hanya mengenakan pakaian tank top, muncul niatan untuk memperkosa korban. Saat pakaiannya dilucuti, wanita cantik ini sempat melakukan perlawanan sambil berteriak minta tolong.

“Karena korban melawan, tersangka melakukan penganiayaan dengan menggunakan golok yang sudah dibawanya sebelumnya. Dalam keadaan terluka dan tak berdaya korban diperkosa lalu uang dan barang berharga lainnya diambil,” papar Kasat didampingi Kaur Binops Iptu Ilman Robiana, Kanit Buser Iptu Shilton dan Kanit Jatanras Iptu Toto Hartono.

Karena ulahnya diketahui warga, pelaku melarikan diri setelah mendengar teriakan pemilik kontrakan yang meminta tolong warga. Saat kabur, pelaku juga sempat mengancam warga dengan mengacung-acungkan golok. Setelah itu, warga membawa korban ke rumah sakit untuk menyelamatkan nyawa korban, sedangkan yang lainnya melaporkan ke Mapolres Serang.

“Barang bukti yang sudah kita amankan yaitu baju, uang Rp250 ribu dan handphone. Untuk alat bukti golok yang dibuang pelaku masih kita cari” kata Gogo seraya mengatakan tersangka dijerat Pasal 365 juncto 284 juncto 351 KUHP.

Sementara itu, tersangka Sugiono membenarkan jika dirinya berniat akan merampok. Namun berahinya memuncak begitu melihat korban saat itu hanya mengenakan kaos tank top. Tersangka juga mengaku mengenal korban karena kerap mengantarkan air mineral saat tersangka bekerja di depot air isi ulang.

“Saya memang mengenal dan menyukai korban. Saat merampok saya terangsang melihat korban dan timbul niat memperkosanya,” aku tersangka. (Bayu)