Biadab! Suami Bantai Istri dan Dua Anak

KENANGAN: Foto Syifa (kanan) dan Karisa (kiri) tinggal kenangan. Kemarin, dua anak itu dibantai oleh bapaknya sendiri di kediamannya di Perum Graha Sienna, Panongan, Kabupaten Tangerang. DOK. KELUARGA

TANGERANG – Lukman (40) tega menghabisi istri dan dua putrinya yang masih kanak-kanak. Ketiganya, yakni Ana Robinah (35), Syifa (9), dan Karisa (3) tewas bersimbah darah di rumahnya di Perum Graha Sienna 1 Blok M No 10/21, RT 002 RW 006, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Jumat (13/10) sekira pukul 18.10 WIB.

Setelah melakukan pembunuhan, Lukman langsung menyerahkan diri ke Polsek Panongan. Salah seorang saksi Alex (45) mengatakan, mendengar ada jeritan dari dalam rumah Lukman. Setelah ditelisik, pelaku sudah lari. ”Saya malah enggak tahu kalau dia menyerahkan diri,” terangnya.

Sekira pukul 19.00 WIB, polisi mendatangi TKP dan langsung melakukan identifikasi. Proses penyelidikan berjalan tertutup. Warga dan wartawan tidak diperkenankan untuk masuk ke dalam rumah. Sejam kemudian, ada tiga keranda dibawa dari rumah sakit.

Mereka memasuki rumah dan membawa mayat dari dalam.

Polisi hingga kini belum menyimpulkan apa motif pelaku karena saat pemeriksaan berlangsung Lukman hanya bisa termenung. ”Belum bisa kami pastikan motifnya, pelaku masih bungkam,” ujar Kapolsek Panongan AKP Trisno Tahan Uji.

Polisi kini sedang menjadwalkan pemeriksaan kejiwaan pelaku sambil meminta keterangan keluarga dan tetangga pelaku untuk mengetahui apakah pelaku waras atau gila. ”Kami juga masih memeriksa kejiwaannya,” terang Kapolsek.

Namun sebelum insiden berdarah itu, pelaku dan istrinya sempat terlibat keributan. Sang istri bahkan sempat berteriak. Namun, suaranya menghilang setelah dihabisi pelaku. ”Anaknya paling besar padahal baru pulang salat,” ujar seorang ibu muda yang menonton evakuasi mayat tersebut.

Dari pantauan di lokasi, polisi mengamankan sebilah pisau yang terdapat bercak darah dan satu batang besi yang diduga menjadi alat untuk menghabisi korban. Hingga pukul 22.30 WIB, penyelidikan masih terus berlanjut. Dari informasi yang dihimpun, korban Ana Robihah dan Syifa menderita luka di leher, sementara anak paling bungsu bernama Karisa tewas dicekik pelaku. (Togar H/RBG)