Biar Semangat, Awali Hari Pertama Kerja dengan Sarapan Sehat

LIBUR Lebaran telah usai. Kini Anda dihadapkan kembali dengan rutinitas seperti biasa, yakni hari pertama kerja. Tentu ada banyak hal yang mesti dibiasakan kembali usai satu bulan penuh berpuasa, salah satunya mengonsumsi menu sarapan sehat.

Menurut dr. Alberta Jesslyn Gunardi dari KlikDokter, sarapan bukanlah sekadar pengganjal perut, tapi juga memberikan energi agar Anda bisa beraktivitas dengan baik, otak bekerja lebih optimal, dan tidak cepat mengantuk.

“Seringkali, sarapan dilewatkan dengan alasan kurangnya waktu, atau bosan dengan menu sarapan yang itu-itu saja,” ujar dr. Jesslyn.

Namun, dr. Jesslyn mengatakan Anda tak harus mengonsumsi makanan menu lengkap dengan porsi segunung untuk sarapan.

“Menu sarapan yang Anda konsumsi kurang lebih sepertiga dari makanan sehari. Ini berarti, makanan yang dikonsumsi sewaktu sarapan bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga bergizi lengkap dan seimbang,” katanya.

Menu sarapan yang dianjurkan

Berdasarkan rekomendasi dr. Kartika Mayasari dari KlikDokter, menu sarapan sehat yang bisa Anda jadikan pilihan adalah sebagai berikut:

– Gandum

Gandum tinggi akan serat yang dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Selain itu, gandum juga mengandung antioksidan tinggi yang dapat membantu tubuh Anda melawan dampak buruk radikal bebas.

Sarapan gandum setiap pagi akan membantu Anda menurunkan berat badan, sekaligus mencegah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan bakteri.

– Telur

Apakah Anda gemar makan telur? Cobalah untuk menjadikannya sebagai menu sarapan sehari-hari.

“Telur kaya akan protein dan kolin. Kedua zat gizi tersebut dapat berperan sebagai penekan rasa lapar, juga untuk menunjang kesehatan otak dan hati Anda,” ujar dr. Kartika.

Sementara itu, lutein dan zeaxanthin yang ada pada kuning telur merupakan antioksidan yang baik untuk mencegah gangguan mata seperti katarak dan degenerasi makula.

– Yoghurt

Yoghurt dapat meningkatkan hormon yang berperan sebagai penekan rasa lapar. Selain itu, produk olahan susu ini juga mengandung probiotik yang baik untuk kesehatan saluran cerna

Namun, bagi Anda yang punya penyakit mag, sebaiknya hindari sarapan dengan yoghurt. Ini karena yoghurt bisa meningkatkan produksi asam lambung, khususnya jika dikonsumsi saat perut kosong.

– Buah-buahan

Buah-buahan yang mengandung kalori tinggi sangat baik untuk melengkapi menu sarapan Anda sehari-hari. Beberapa buah yang bisa Anda jadikan pilihan adalah pisang atau alpukat.

Berbagai macam bahan makanan di atas dapat Anda kombinasikan demi manfaat yang lebih kaya. Anda bisa mencoba dua macam kombinasi menu makanan sehat seperti berikut:

Menu 1

Campurkan ¾ cangkir gandum dengan buah pisang berukuran kecil. Menu sarapan ini hanya mengandung 250 kalori dan cukup bisa menahan rasa lapar hingga waktu makan siang tiba.

Menu 2

Dua buah telur setengah matang dipadukan dengan segelas jus jeruk murni juga bagus untuk Anda konsumsi saat sarapan. Menu sehat ini mengandung sekitar 250 kalori.

Pastikan Anda tidak melewatkan sarapan satu hari pun. Jangan lupa juga untuk memastikan bahwa kombinasi menu sarapan Anda terdiri dari makanan sehat dan bergizi seimbang. Dengan begini, performa Anda di kantor akan tetap prima dan produktivitas bisa tetap terjaga.

“Dengan memiliki kebiasaan sarapan sehat, sumber energi otak terjamin cukup jumlahnya untuk sepanjang hari. Secara jangka panjang, hal ini terbukti meningkatkan daya ingat dan kemampuan berpikir,” ujar dr. Resthie Rachmanta Putri dari KlikDokter.

Jangan biarkan performa Anda menurun usai libur panjang Lebaran. Awali hari pertama kerja Anda dengan menu sarapan sehat seperti yang telah disebutkan di atas. (NB/RVS/klikdokter)