SERANG – Untuk membicarakan terkait perkembangan dan keamanan di Provinsi Banten,  Pengurus Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Banten datangi Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Hal tersebut diungkapkan Ketua FSPP Banten Muhammad Shodiqin, Minggu (27/12/2015).

Shodiqin mengatakan, bersama Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, pengurus FSPP membahas sinergisitas antara pondok pesantren dan pihak kepolisan. “Secara garis besar pertemuan dengan pihak Polri dalam rangka silaturahmi dan membicarakan masalah perkembangan pondok pesantren serta keamanan di Banten,” katanya.

Di Banten sendiri, menurut Shodiqin, terdapat kurang lebih  3.561 pondok pesantren yang tersebar di 145 kecamatan pada delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten yang berada dalam naungan koordinasi FSPP. Menurutnya,  pondok pesantren di Banten memiliki peranan cukup signifikan dalam upaya melakukan pengembangan pendidikan.

“Corak masyarakat Banten sangat religius, dan itu tidak lepas dari peran pendidikan dan pengembangan yang dilakukan pondok. Karenanya, eksitensi pondok sebagai agen perubahan juga perlu diketahui pimpinan Polri,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Shodiqin mengaku mengajukan permohonan bantuan keamanan kepada Polri untuk persiapan Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren Nasional (Pospenas) VII 2016 akan dilaksanakan pada 22-28 Oktober mendatang di Banten. (Bayu)