Biliar Banten Waspadai Tiga Provinsi

Pelatih biliar Banten Susanto (kanan) memantau jalannya latihan rutin atlet Pra PON Banten Ari Apriden (kiri) di Target Biliar, Kota Serang, Kamis (4/7). FOTO: DEDE FOR RADAR BANTEN

SERANG – Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta merupakan tiga provinsi yang kekuatan atletnya diwaspadai oleh Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pobsi) Banten. Khususnya pada ajang Pra PON 2019, September mendatang.

Sekretaris Umum (Sekum) Pobsi Banten Sohari Hambali mengatakan, tiga provinsi tersebut banyak diperkuat oleh atlet yang saat ini bernaung di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Sehingga program latihannya tidak bisa dipandang sepele.

“Ada tiga provinsi yang perlu kita waspadai. Tidak jauh, masih Jateng, Jabar, dan DKI. Kenapa? Karena atlet-atletnya bertengger di Pelatnas yang dipersiapkan Indonesia menghadapi Sea Games,” kata Sohari, Kamis (4/7).

Terlebih kepada Jakarta, karena juga menjadi tuan rumah babak kualifikasi PON Papua 2020. Dukungan dari suporter pun menjadi penunjang bangkitnya semangat atlet. “Ajang Pra PON 2019 berlangsung di Jakarta, September mendatang,” jelas Sohari.

Namun, melihat potensi atlet biliar Banten, Sohari mengaku Banten punya peluang untuk lolos menuju PON Papua 2020. Sesuai syarat yang diberikan KONI Banten yaitu menembus peringkat tiga besar. “Persiapan atlet Banten menuju Pra PON berjalan dengan baik. Latihan terus berjalan. Kita punya kans yang sama untuk lolos,” ungkap Sohari.

Untuk mendukung peluang Banten menyabet tiket PON Papua 2020 itu, sambung Sohari, Pobsi Banten bakal menurunkan sebanyak 12 atlet yang mengisi seluruh nomor pertandingan. “Sudah dipersiapkan 12 atlet, Pobsi Banten akan ikut diseluruh nomor pertandingan. Atlet PJP empat orang, sisanya kita berangkatkan secara mandiri,” kata Sohari.

Manager Pengprov Pobsi Banten Edi Supriatna mengatakan, latihan atlet biliar Banten menyambut Pra PON 2019 terus berkembang. Saat ini atlet masih rutin berlatih secara desentralisasi di kota dan kabupatennya masing-masing. “Kalau di Kota Serang latihan rutinnya di Target Biliar. Ada empat atlet dari Kota Serang. Nanti memasuki Agustus baru seluruh atlet kita karantina untuk masuk pemusatan latihan atau TC,” jelas Edi. (Riko BS)