Bintang Sains 2019 di Kecamatan Kramatwatu, Peserta Lebih Percaya Diri

0
470 views
Sepuluh finalis Bintang Sains 2019 perwakilan Kecamatan Kramatwatu berfoto bersama para guru pendamping usai menerima medali dan piagam.

Bintang Sains 2019 benar-benar ajang menguji mental dan menumbuhkan kepercayaan diri siswa. Terbukti, hari ketujuh gelaran road show Bintang Sains 2019 di Kecamatan Kramatwatu di Gedung Serbaguna (GSG) SMPN 1 Kramatwatu, Senin (21/1) berlangsung kompetitif. Mayoritas peserta dari semua SD di Kecamatan Kramatwatu yang mengikuti lomba terlihat lebih percaya diri menjawab soal yang dibacakan host.

Di Kramatwatu, Bintang Sains 2019 diikuti 165 siswa dari 28 sekolah. Lomba disaksikan Kepala Seksi (Kasi) Kesiswaan Bidang Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Aat Supriyadi. Aat pun mendapat kehormatan untuk memberi pertanyaan kuis berhadiah kepada peserta. Sebelum lomba, Aat sempat memberikan semangat kepada peserta. Lomba dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti 85 peserta dan meloloskan 34 peserta ke babak penentuan. Sesi kedua, dari 80 peserta meloloskan 39 peserta ke babak penentuan, sehingga tersisa 73 peserta yang mengerucut menjadi 10 finalis.

Peserta Bintang Sains 2019 Kecamatan Kramatwatu bersiap membuka papan jawaban dari soal yang dibacakan host.

Pada sesi penentuan, mental dan kepercayaan diri peserta benar-benar teruji. Hampir semua peserta cepat menangkap pertanyaan host dan menjawabnya sebelum durasi waktu habis. Situasi itu memaksa host menyelesaikan babak penentuan hingga pertanyaan ketujuh.

Kepercayaan diri saat lomba dirasakan Indah Muhayaroh, siswi kelas V SDN Harjatani yang masuk finalis. Ia mampu menjawab semua soal yang dibacakan host dengan penuh percaya diri. Indah yang di sekolahnya diketahui selalu mendapat peringkat pertama ini mengaku, sudah mempersiapkan diri, terutama mental dengan matang. ”Di penyisihan sempat grogi, karena pernah menerima soal yang sama di babak penentuan jadinya lebih percaya diri, gampang,” ujarnya. 

Kasi Kesiswaan SD Dindikbud Aat Supriyadi, pengawas, K3S, dan PGRI menyaksikan jalannya lomba.

Sementara wali kelas SDN Toyomerto 2, Dini menilai, siswanya tidak lolos final akibat grogi dan kurang percaya diri mengikuti Bintang Sains 2019. “Kelihatan tegang semua siswa saya. Apalagi pertama kali jawab soal disorot kamera. Bintang Sains benar-benar menguji mental dan kepercayaan diri,” katanya.             

Peserta mulai berguguran pada pertanyaan matematika. Kekecewaan peserta yang gugur mampu diredam para kepala sekolah dan guru pendamping masing-masing di belakang arena lomba. Sampai akhirnya peserta mengerucut menjadi sepuluh finalis yang akan mewakili Kecamatan Kramatwatu menuju babak final. Finalis cukup merata, meliputi empat peserta dari SDN Serdang 1, tiga peserta dari SDN Harjatani 1, satu peserta dari SDN Gempol, satu peserta dari SDN Kramatwatu 2, dan satu peserta dari SDN Kramatwatu 3.

Kasi Kesiswaan SD Dindikbud Kabupaten Serang Aat Supriyadi (kiri belakang), Ketua K3S Kramatwatu Sajan, Pengawas Kecamatan Kramatwatu Juaningsih, dua host, Ketua PGRI Kramatwatu Ahmad Ridho, dan Pengawas Kramatwatu Jurnaningsih berfoto bersama 10 finalis perwakilan Kramatwatu.

Sepuluh finalis diberikan medali dan piagam yang diserahkan Kasi Kesiswaan Bidang SD Dindikbud Kabupaten Serang Aat Supriyadi, Pengawas Kecamatan Kramatwatu Juaningsih dan Yurnaningsih, Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Kramatwatu Sajan, serta Ketua PGRI Kecamatan Kramatwatu Ahmad Ridho.

“Bintang Sains benar-benar luar biasa. Acaranya juga dikemas secara profesional sehingga siswa yang ikut lomba sangat antusias,” ucap Ahmad Ridho.

Kepala SDN Harjatani Erliza Rifa’i mengakui, mental siswa yang dipilihnya untuk mengikuti Bintang Sains 2019 sudah teruji. “Kita sengaja memilih siswa yang percaya diri di bidang matematika dan IPA. Alhamdulillah, saat lomba mereka semangat dan pede,” ujarnya. (Haidaroh)

Para guru pendamping serius menyaksikan jalannya lomba.