Bintang Sains 2019 Kecamatan Kasemen 1: Finalis Didominasi SDN Kasemen

Sepuluh finalis Bintang Sains 2019 dari Kecamatan Kasemen 1 usai menerima piagam dan medali bersama Pengawas SD Kecamatan Kasemen Tito Zainal Arif, host Bintang Sains, dan Kepala SDN Padek 2 Iroh Humairoh.

Perhelatan babak penyisikan Bintang Sains untuk peserta dari Kecamatan Kasemen dibagi dua zona yaitu Kasemen 1 dan Kasemen 2.  Selasa (12/3) kemarin, yang berlomba berasal dari Kasemen 1 dengan peserta sebanyak 183 siswa dari 14 sekolah.

Pada sesi pertama diikuti 99 peserta dan yang lolos 34 peserta. Sementara pada sesi kedua diikuti sebanyak 83 peserta dan yang lolos 36 peserta. Kemudian yang lolos sesi pertama dan kedua sebanyak 70 peserta, kembali bersaing untuk menjadi 10 finalis.

Lomba semakin menarik. Para peserta menunjukkan beragam ekspresi. Ada yang mengangkat kedua tangan sambil berteriak, ada juga yang mengusap wajah tanda rasa syukur bisa menjawab pertanyaan dengan benar. Pertanyaan demi pertanyaan terus dibacakan. Satu per satu peserta berguguran pada pertanyaan esai IPA. Peluk dan senyum guru pendamping serta kepala sekolah mampu meredam kekecewaan siswa. Hingga akhirnya sepuluh finalis lolos mewakili Kecamatan Kasemen.

Sepuluh finalis perwakilan Kecamatan Kasemen didominasi dari SDN Kasemen sebanyak lima peserta. Selebihnya dua peserta dari SDN Masigit, satu peserta dari SDN Jiput, satu peserta dari SDN Padek 2, dan satu peserta dari SDN Kesatrian. Kesepuluh finalis diberikan medali dan piagam penghargaan yang diserahkan oleh Pengawas SD Kecamatan Kasemen Tito Zainal Arif dan Kepala SDN Padek 2 Iroh Humairoh.

Salah satu finalis laki-laki satu-satunya dari SDN Kesatrian Muhammad Khoirudin Mubarok tak menyangka bisa lolos menjadi finalis. “Senang karena bisa banggain orangtua dan guru,” ujarnya di tempat perlombaan, Radar Banten Arena, Graha Pena Radar Banten.

Guru pendamping SDN Kasemen Sabiah sangat bersyukur kelima siswanya bisa lolos jadi finalis Bintang Sains. Pihaknya sudah melakukan persiapan matang sebelum mengikuti lomba. “Alhamdulillah, ini berkat kerja sama antara guru, kepala sekolah, dan murid. Semoga Bintang Sains rutin diadakan setiap tahun,” ujarnya.

Pengawas SD Kecamatan Kasemen Tito Zainal Arif sangat mengapresiasi lomba Bintang Sains. “Bintang Sains menjadi ajang pengukuran keberhasilan guru dan siswa dalam proses KBM di kelas,” ungkapnya. (Haidaroh)