Bintang Sains 2019 Kecamatan Majasari: Jatah Finalis Diborong Perempuan

0
214 views
Pejabat Dindikbud dan dua host berfoto bersama usai penyerahan medali dan piagam.

Bintang Sains 2019 Kabupaten Pandeglang untuk wilayah Kecamatan Majasari yang digelar di gedung PGRI Kecamatan Majasari, Selasa (6/8) pagi, berlangsung seru dan kompetitif. Terbukti, 10 finalis Bintang Sains yang akan maju ke babak grand final didominasi pelajar perempuan mencapai sembilan peserta, hanya menyisakan satu finalis laki-laki.

Finalis mencium tangan pejabat usai menerima medali dan piagam

Bintang Sains Kecamatan Majasari diikuti 197 siswa dari 25 Sekolah Dasar (SD) yang dibagi dua sesi. Sesi pertama 101 peserta, sesi kedua 96 peserta. Di sesi pertama hampir semua peserta berguguran di soal ketiga mata pelajaran matematika, hanya tiga siswa yang mampu menjawab dengan tepat. Akhirnya host memberikan kesempatan kedua agar jumlah peserta mencukupi untuk masuk babak penentuan hingga terpilih 47 peserta di sesi pertama. Hal serupa terjadi di sesi kedua sebelum terpilih 40 peserta masuk babak penentuan. Selama babak penentuan, tampak ketegangan pada wajah para peserta dan guru pendamping selama soal dibacakan. Sampai akhirnya, terpilih 10 finalis yang disambut sorak sorai supporter di luar arena lomba. 

Kepala Dindikbud Kabupaten Pandeglang Olis Sholihin yang ikut menyaksikan jalannya lomba mengaku sempat terbawa suasana melihat perjuangan para peserta lomba hingga lolos menjadi sepuluh finalis mewakili Kecamatan Majasari. “Saya yakin lomba ini jadi motivasi siswa, sehingga ke depannya mereka lebih giat lagi belajar,” ujarnya.

Kepala Dindikbud Pandeglang Olis Solihin (kedua dari kanan) didampingi Ketua Korwil Dindikbud Mamak menyaksikan lomba.

Senada disampaikan Korwil Dindikbud Kecamatan Majasari Hati Hartati. Ia pun akan mengingatkan para kepala sekolah dan guru pendamping yang siswanya masuk 10 finalis agar mempersiapkan diri untuk bersaing di grand final. “Ke-10 finalis sudah membawa nama baik sekolah. Ke depan harus lebih giat lagi belajarnya,” pesannya.

Guru pendamping dan siswa tegang menyaksikan jalannya lomba.

Sementara itu, Adya Hadi Sabran, siswa SDN Karaton 3 yang merupakan satu-satunya finalis laki laki terlihat berkaca-kaca menagis haru di hadapan para guru pendamping dan rekannya usai terpilih sebagai 10 finalis. “Senang sekali bisa masuk 10 besar. Insya Allah akan belajar lebih giat lagi dan berdoa supaya bisa jadi pemenang di tiga besar,” harapnya. (her/zai)

Kepala sekolah dan guru pendamping menyaksikan jalannya lomba