Bintang Sains 2019 Kota Cilegon (Season I): Peserta Bersaing Ketat, Finalis Merata

20 finalis dari Kecamatan Jombang dan Purwakarta berfoto bersama usai menerima piagam dan medali.

CILEGON – Bintang Sains 2019 sukses digelar di Kabupaten Serang dan Kota Serang. Kini, lomba mengasah pengetahuan matematika dan IPA (MIPA) bagi pelajar kelas IV dan V sekolah dasar (SD) itu berlangsung di Kota Cilegon, Senin (1/4).

Kemarin, hari pertama Bintang Sains 2019 di Kota Cilegon memasuki babak penyisihan yang diikuti 275 peserta dari 76 SD negeri dan swasta di empat kecamatan. Meliputi Kecamatan Cibeber, Cilegon, Purwakarta, dan Kecamatan Jombang. Lomba yang digagas Radar Banten dan Banten Raya TV bekerja sama dengan Pemkot Cilegon itu digelar di aula gedung DPRD Kota Cilegon.

Lomba dibagi dua sesi. Masing-masing sesi dikuti ratusan peserta dari dua kecamatan untuk memperebutkan jatah 40 finalis yang akan masuk babak grand final. ke-40 finalis cukup merata hampir mewakili seluruh sekolah di empat kecamatan.

Pembukaan Bintang Sains 2019 di Kota Cilegon dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD pada Dindik Kota Cilegon Humaedi, Kepala Seksi (Kasi) Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SD Ahmad Rafiudin, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan, pengawas SD, serta Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kota Cilegon.

Lomba dipandu oleh Tubagus Randi Purwa dan Qonita Malina Amalia selaku host. Untuk sesi pertama, lomba diikuti peserta dari Kecamatan Jombang dan Kecamatan Purwakarta, dilanjutkan sesi kedua peserta dari Kecamatan Cilegon dan Kecamatan Cibeber. Seluruh peserta pun mengasah kemampuan dan bersaing cukup ketat selama jalannya lomba hingga terpilih 40 finalis di dua sesi tersebut. Para guru pendamping pun riuh selama lomba berlangsung.

20 finalis dari Kecamatan Cibeber dan Cilegon berfoto bersama usai menerima piagam dan medali.

Usai lomba, Aji Miftahul Khair dari SDN Pecinan, Kecamatan Purwakarta, yang menjadi finalis mengaku bangga bisa lolos grand final Bintang Sains. Ia berharap bisa membawa nama baik sekolah pada event yang memperebutkan hadiah piala bergilir walikota dan study tour ke luar negeri tersebut. “Iya, senang, bangga. Saya sudah belajar keras di rumah bersama orangtua dan guru,” akunya.

Kepala UPTD Kecamatan Purwakarta Siti Zubaedah menyerahkan piagam dan sertifikat kepada finalis.

Peserta lainnya, Nisrina Nur Ramadhany dari SDIT Al-Muqorrobin, Kecamatan Purwakarta, yang juga lolos sebagai finalis mengaku tidak kesulitan menjawab soal dari host. “Saya berharap bisa ke luar negeri,” harapnya.

Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Purwakarta Siti Zubaedah menyambut baik event Bintang Sains yang dinilainya sebagai ajang mengasah kemampuan siswa dalam pengetahuan matematika dan IPA dengan kemasan kreatif sehingga lomba lebih menarik. Zubaedah juga terkejut siswa dari SDN Pecinan yang wilayahnya berada di bawah kaki gunung mampu mengutus lolos sebagai finalis.

“Ini menarik. Alhamdulillah, tanpa diprediksi, Aji siswa SDN Pecinan lolos, ini bagai mutiara, biasanya SD favorit saja. Tapi, ini luar biasa,” pujinya.

Sementara Direktur Radar Banten Mashudi yang hadir pada lomba mengatakan, Bintang Sains 2019 Kota Cilegon merupakan bentuk komitmen Radar Banten terhadap pengembangan dunia pendidikan. “Jumlah sekolahnya lebih sedikit, tapi tetap meriah. Penutupan nanti juga akan meriah,” tuturnya.

Dijelaskan Mashudi, Bintang Sains menjadi sarana melatih mental berkompetisi siswa agar mandiri dalam mengasah kemampuan. Selain memperoleh piala bergilir walikota, pemenang Bintang Sains juga akan diajak study tour ke negara Singapura dan Malaysia.

“Selain mengunjungi sekolah di sana (Singapura-Malaysia), kita juga merencanakan untuk mengunjungi kantor Google di Singapura,” pungkasnya. (*)