Bintang Sains 2020 Kecamatan Tirtayasa: Peserta dari Pulau Tunda, Tetap Semangat Meski Tak Jadi Finalis

0
849 views
Kepala SDN Pulau Tunda Sahroni (Kiri), bersama guru pendamping dan siswa semangat mengepalkan tangan meski gagal lolos ke final.

TIRTAYASA – Bintang Sains Kecamatan Tirtayasa diikuti peserta dari Pulau Tunda. Meski tidak masuk jadi sepuluh finalis perwakilan Kecamatan Tirtayasa, mereka tetap semangat untuk mengikuti event ini tahun depan.

Guru pendamping memberikan semangat.

Untuk bisa mengikuti Bintang Sains, Kepala SDN Pulau Tunda Sahroni bersama satu guru pendamping dan empat siswa harus menyeberang pulau menggunakan kapal dengan jarak tempuh 18 mil selama tiga jam perjalanan. “Siswa kami tidak ada yang jadi finalis, tapi kami tetap semangat dan akan terus meningkatkan kemampuan siswa,” tegas Sahroni kepada Radar Banten.

Pengawas SD Kecamatan Tirtayasa Nono Sukarno mengalungkan medali kepada finalis.

Diakui Sahroni, pihaknya mengeluarkan anggaran hingga Rp3 juta untuk biaya transportasi kapal. Namun baginya itu sebanding dengan pengalaman berharga yang didapat siswa. “Bagi saya yang penting siswa bisa mendapat pengalaman berharga,” ujarnya.

Sepuluh finalis bintang sains Kecamatan Tirtayasa menerima medali dan piagam didampingi (dari kanan) Pengawas SD Kecamatan Tirtayasa Nono Sukarno, kedua host Ratu Qonita Malina Amalia dan Tubagus Randi Pura dan Ketua PGRI Kecamatan Tirtayasa Nimun.

Dijelaskan Pengawas SD Kecamatan Tirtayasa Nono Sukarno, Bintang Sains di Kecamatan Tirtayasa diikuti 119 siswa dari 26 sekolah. Lomba berlangsung di Gedung PGRI Kecamatan Tirtayasa, Senin (27/1), para peserta saling beradu kemampuan IPA dan matematika. “Lomba ini sangat bagus untuk mengukur kemampuan akademik siswa,” katanya. (mg06/zee)