Bintang Sains Kecamatan Curugbitung: Finalis Didominasi Anak Buruh dan Petani

Hari keenam gelaran Bintang Sains 2019 Kabupaten Lebak diikuti peserta dari Kecamatan Curugbitung. Lomba masih berlangsung di gedung PGRI Kecamatan Sajira, Selasa (15/10). Hasil lomba cukup mengejutkan, 10 finalis didominasi anak dari kalangan keluarga kurang mampu. Empat finalis berasal dari keluarga petani dan tiga finalis anak dari orangtua yang hanya berprofesi sebagai buruh.

Lomba diikuti 192 peserta dari 21 SD. Soal demi soal dibacakan host hingga menyisakan 20 peserta. Sepuluh finalis terpilih setelah host membacakan soal pilihan ganda mata pelajaran IPA. Tujuh finalis di antaranya cukup membanggakan sekolah dan orangtua, karena  diketahui berasal dari kalangan keluarga kurang mampu.

Pengawas Kecamatan Curugbitung Muhandar mengalungkan medali kepada finalis.

Pengawas Kecamatan Curugbitung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Lebak Muhandar mengaku, antusias mengikuti jalannya lomba. Menurutnya, hasil lomba bisa menjadi bahan evaluasi dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah. Ia pun mengaku bangga karena finalis didominasi siswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi.

Ia yakin, finalis yang akan mewakili wilayahnya bisa mengukir prestasi di final dan meraih hadiah utama studi tur ke luar negeri. Ia berharap, event dimanfaatkan siswa untuk berprestasi. Lantaran itu, ia meminta, kepala sekolah dan guru pendamping mempersiapkan siswa didiknya menuju final dengan giat belajar. “Saya optimistis ada peserta dari Curugbitung berjaya di final,” ucapnya.

Salah satu finalis Fauzi Amelia dari SDN 2 Sekarwangi mengaku, akan mempersiapkan diri menghadapi final dengan menambah porsi belajar.

Alhamdulillah saya masuk 10 besar,” ucap anak petani sayur ini bangga.

Langganan juara kelas di sekolahnya itu mengaku, lomba sudah memotivasinya untuk berprestasi sehingga dapat mengharumkan nama sekolah dan membanggakan orangtua.

Di sekolahnya ada tiga peserta yang menjadi finalis mewakili Kecamatan Curugbitung. “Mudah-mudahan di final ada dari kita masuk tiga besar. Kita akan terus giat belajar dan menambah durasi waktu belajar,” janjinya. (nce/zai/ags)