Bintang Sains Pandeglang 2019: Bentuk Siswa Investasi Masa Depan

PANDEGLANG – Bintang Sains 2019 yang digagas Pemkab Pandeglang bersama Radar Banten dan Banten Raya TV resmi dibuka Bupati Pandeglang Irna Narulita di Graha Pancasila (GP) Kabupaten Pandeglang, Senin (5/8). Event lomba pengetahuan matematika dan IPA untuk pelajar kelas IV dan V sekolah dasar (SD) itu disambut antusiasme peserta, guru, dan kepala sekolah yang mendampingi siswa.

Bupati Irna mengapresiasi event Bintang Sains 2019 yang dinilai mampu mendorong kemampuan siswa pada bidang matematika dan IPA. “Saya meyakini event Bintang Sains 2019 akan membentuk siswa didik di Pandeglang menjadi investasi masa depan bangsa,” katanya. 

Irna berharap, siswa di Kabupaten Pandeglang menjadi ujung tombak kemajuan bangsa khususnya Pandeglang ke depan.

Event Bintang Sains bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Pandeglang, umumnya di Provinsi Banten. Hadir pada acara pembukaan kemarin Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Pandeglang Olis Solihin, perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang, Direktur Primagama Cabang Serang Slamet Budiono, Direktur Radar Banten dan Banten Raya TV Mashudi, Pimpinan Perusahaan PT Wahana Semesta Banten Diana Yuliantini, Manager Iklan Banten Raya TV Rahmad Hidayat, para koordinator wilayah (korwil) Dindikbud, pengawas SD, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), dan para guru pendamping siswa.

Sementara Direktur Radar Banten dan Banten Raya TV Mashudi mengatakan, Bintang Sains sudah dilaksanakan di Kabupaten Serang, Kota Serang, dan Kota Cilegon. Terlaksananya Bintang Sains 2019 di Pandeglang hasil kerja sama Radar Banten dengan Bupati dan jajaran Dindikbud Pandeglang. Mashudi juga menyampaikan rasa terima kasih atas terselenggaranya acara ini.

“Saya harap kesuksesan acara bukan hanya saat pembukaan, tetapi juga sukses di kecamatan lainnya,” harap Mashudi dalam sambutnya.

Dijelaskan Mashudi, lomba diselenggarakan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan seperti halnya Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan Olimpade Olahraga Siswa Nasional (O2SN). Namun, pada event Bintang Sains, siswa tidak hanya diuji kemampuan matematika dan IPA, melainkan juga diuji mental, sportivitas, dan kepercayaan diri karena siswa berhadapan dengan kamera untuk disiarkan di Banten Raya TV dan juga akan diterbitkan di Radar Banten.

“Semakin siswa sering berlatih, sering bertanding, maka kemampuannya akan terukur,” katanya.

Mashudi memastikan, soal-soal Bintang Sains sesuai standar nasional karena disediakan oleh Primagama. Juara Bintang Sains 2019 Kabupaten Pandeglang selain mendapatkan hadiah piala bergilir bupati, juga diajak study tour ke luar negeri didampingi kepala sekolah.

“Nanti di luar negeri para juara Bintang Sains akan melihat KBM (kegiatan belajar mengajar) di sekolah bertaraf internasional,” ujarnya.      

Mashudi menambahkan, Bintang Sains juga digelar untuk memberikan kesempatan yang sama kepada siswa baik yang sekolah di kota maupun di pelosok. Menurutnya, banyak anak-anak yang sekolah di pelosok yang jarang mendapatkan kesempatan untuk ikut lomba dan seberuntung siswa di kota.

“Maka dari itu, kami menyajikan event yang tidak menutup kemungkinan bagi siswa terbaik dari pelosok untuk menguji kemampuannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Mashudi juga mengucapkan selamat kapada Bupati Irna Narulita yang berhasil membawa Pandeglang lepas dari predikat daerah tertinggal. “Bu Irna sudah mencetak sejarah karena daerahnya sudah keluar dari predikat daerah tertinggal, tidak kalah bersaing dengan kabupaten lain di Provinsi Banten,” ucapnya. (her/zai/air/ira)