BKSDA Amankan Siamang Sumatera

Seekor Siamang Sumatera diamankan dibawa petugas BKSDA Wilayah Serang di Desa Kaduagung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

SERANG – Enong menyerahkan seekor Siamang kepada petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah Serang, Kamis (9/7) pagi.

Warga Desa Kaduagung, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak ini menyerahkan hewan bernama Symphalangus syndactylus itu setelah tiga bulan dipelihara.

“Saat ini siamangnya sudah berada di kantor.  Kita bawa tadi sekira pukul 10.00 WIB. Yang punya orang Lebak,” kata petugas BKSDA Wilayah Serang Uday kepada Radar Banten, kemarin.

Hewan endemik Sumatera ini diperoleh Enong dari kerabatnya di Lampung. Beruntung satwa dilindungi itu dipelihara dengan baik. Oleh Enong, Siamang ditempatkan ke kandang besi berukuran sekira 50 cm X 50 cm.

“Kondisinya (Siamang-red) sehat dan lincah. Tidak ada luka,” kata Uday.

Petugas BKSDA berencana membawa Siamang itu ke lembaga konservasi satwa di Bogor.

Usai dinilai sehat, Siamang tersebut akan dilepasliarkan di habitatnya di Sumatera. “Belum tahu mau dilepas dimana, bisa di Lampung atau di Palembang karena habitatnya memang disana,” kata Uday.

Uday menegaskan akan memproses hukum bagi pihak-pihak memperjualbelikan hewan dilindungi secara ilegal. Ataupun enggan menyerahkan hewan-hewan dilindungi kepada petugas. “Ada ancaman pidananya kalau memperjualbelikan secara ilegal, termasuk memeliharanya,” tutur Uday. (mg05/nda)