Blanko Kerap Habis, Pelayanan Pembuatan KTP-el di Pandeglang Dikeluhkan

PANDEGLANG – Sejumlah pemohon dokumen kependudukan mengaku kesal dengan pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el), lantaran blangko kerap kehabisan.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang selaku penanggung jawab hal itu, menerangkan bahwa masalah tersebut terjadi akibat kuota blangko yang diberikan pemerintah pusat terbatas.

Jumlahnya tak sebanding dengan jumlah pemohon. “Haduh sudah dua minggu bikin KTP-el gak selesai, mana pulangnya jauh. ke Kecamatan Sumur,” kata Nurdin, warga Kecamatan Sumur ditemui di sekitar kantor Disdukcapil Kabupaten Pandeglang, Selasa (17/9).

Nurdin meminta, pelaksanaan pembuatan KTP-el dapat dilakukan secara ekstra cepat, agar tidak memberatkan warga. “Iya kita dua minggu dua kali pulang pergi dari Kecamatan Sumur. Bayangkan sangat jauh. Berapa biaya transportasi yang harus kami keluarkan. Makanya sangat memberatkan,” katanya.

Nurdin berharap, pembuatan KTP-el di Disdukcapil tidak lagi dipersulit dengan persyaratan yang harus disiapkan, dengan waktu pembuatan yang cukup lama. “Selain kita harus bawa kartu nikah, juga harus ada rekomendasi dari desa. Kita enggak tahu apa dasar hukumnya. Saya harap ke depan tidak lagi mempersulit warga,” katanya.

Kasi Pemerintahan Desa Kadubera, Kecamatan Picung Oji Fauji mengeluhkan hal yang sama. Ia mengaku banyak mendapatkan keluhan dari warga akibat lambanya pembuatan KTP-el. “Bahkan termasuk pembuatan akta kelahiran. Ini tidak bisa dibuatkan oleh desa dan harus pihak keluarga yang bersangkutan. Sementara warga jika membuat langsung belum tahu aturannya persyaratannya seperti apa? Apalagi kalau warga langsung, belum tentu dalam waktu satu hari bisa selesai,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Disdukcapil Kabupaten Pandeglang Yahya Gunawan Kasbin mengaku sudah berupaya mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk menambah kuota blangko KTP-el. “Bayangkan saja kita hanya dikasih 500 keping blangko untuk satu bulan. Sementara pemohon pembuatan KTP-el dalam satu harinya lebih dari seratus orang,” katanya seraya berjanji akan menyelesaikan permasalahan itu. (her/zis)