Ketua DPRD Kota Serang Subadri Ushuludin saat melakukan sidak ke Pasar Induk Rau, Kamis (13/4)

SERANG – Hari ini Ketua DPRD Kota Serang Subadri Ushuludin blusukan dengan melakukan sidak ke Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, Kamis (13/4).

Sidak tersebut dilakukan menyikapi adanya laporan dari Forum Persatuan Pedagang Pasar Rau Bersatu (FP3RB) terkait penggunaan fasilitas umum di pasar tersebut yang digunakan untuk aktifitas berdagang.

“Disini yang seharusnya dijadikan terminal malah dijadikan tempat berjualan bebas, begitu juga trotoar yang seharusnya untuk para prjalan kaki,” kata Subadri saat diwawancarai awak media di pasar Rau, Kamis (13/4).

Sementara itu, PT Pesona Banten Persada selaku pengelola PIR saat dikonfirmasi mengaku siap menampung Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di fasilitas publik tersebut.

“Kami siap menampung pedagang yang akan ditertibkan di luar. Di lantai dua kami ada 416 lapak. Lapak yang kosong ada 60 lapak dan lantai bawah sudah sebagian ada yang isi 716 lapak,” kata General Manager PT. Pesona Banten Persada Khairuzzaman Aeng.

Aeng mengaku siap mendukung pemerintah untuk menata pasar rau agar menjadi lebih rapih dan nyaman baik bagi para pedagang maupun pembeli. “Setelah di tindak harus ada pengawasan ekstra supaya PKL tidak membandel,” ungkapanya. (Wirda Garizahaq/risawirda@gmail.com)