BNN Cokok Pengusaha Wisata di Kabupaten Serang Saat Pesta Sabu?

Narkoba
Suasana penggerebekan oleh BNN di hotel Grand Krakatau, Pakupatan, Kota Serang Banten, Kamis (25/2/2016) dini hari. (Foto: Wahyudin)

SERANG – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten menangkap tujuh orang saat sedang pesta narkoba golongan I jenis sabu di hotel Grand Krakatau, Pakupatan, Kota Serang Banten, Kamis (25/2/2016) dini hari.

Ketujuh pelaku yakni AS, Ak, dan JK yang diketahui berprofesi sebagai pengusaha di Kabupaten Serang. Informasi yang berhasil dihimpun, AS merupakan pengusaha wisata Wulandira, Serang. Empat pelaku lainnya wanita, berinisial N, E, A dan S juga digelandang ke kantor BNNP Banten untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kabid Pemberantasan BNNP Banten, AKBP Akhmad mengatakan, tertangkapnya tujuh pelaku penyalahgunaan narkoba tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat.

Setelah mendapatkan informasi tersebit, petugas melakukan pemantauan dan penyelidikan selama dua hari, akhirnya BNNP bersama Brimob Polda Banten langsung menggerebek kamar nomor 203 di hotel Grand Krakatau Serang dini hari tadi.

“Ini tadi ditangkap di dalam kamar saat pesta sabu, setelah dilakukan tes urine semuanya positif. Dari hasil pemeriksaan, semua mengakui menggunakan sabu, masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Akhmad.

Dari tangan pelaku petugas mendapatkan barang bukti satu paket kecil sabu yang sempat dibuang pelaku AS ke dalam toilet, dan alat hisap atau bong. Selain itu, petugas juga menemukan senjata tajam dan airsoft gun yang disimpan dalam tas salah satu pelaku.

“Dari pengakuan pelaku, senjata itu digunakan untuk berjaga-jaga saja, semua pelaku dan barang bukti kita bawa ke kantor (BNNP Banten) untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Sementara itu, lanjut Akhmad, pihaknya masih melakukan pengembangan dan pengejaran kepada bandar pemasok sabu kepada tujuh pelaku ini yang sudah diketahui identitasnya. “Masih kita kembangkan, masih kejar bandarnya,” pungkasnya. (Wahyudin)