CILEGON – Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Badan Narkotika Nasional (BNN) Banten AKBP Agus Mulyana mengungkapkan, selama ini pihaknya belum pernah mendapat permintaan dari pemerintah daerah untuk melakukan pemeriksaan tes urine aparatur birokrasi. Padahal, selain lembaga pendidikan, pihaknya sejauh ini sudah melakukan pemeriksaan serupa di lingkungan kepolisian dan TNI. “Selama ini kita tidak ada permintaan dari pemerintahan. Saat ini kebetulan saja Polres Cilegon meminta kami untuk melakukan tes urine, maka kita lakukan secara mendadak hari ini,” ujarnya kepada radarbanten.com saat ditemui di sela pemeriksaan tes urine di Mapolres Cilegon, Rabu (18/2/2015).

Dikatakan, bila permintaan itu diajukan oleh pemerintah daerah, tentu hal itu akan disambut baik pihaknya. “Bila perlu kita juga lakukan pemeriksaan tes urine di parlemen. Untuk itu, nanti kita akan lakukan pendekatan ke pemerintahan,” jelasnya.

Dengan alat bantu yang memadai, kata dia, pihaknya hanya membutuh waktu sekira tiga menit untuk memastikan kandungan urine seseorang. Dalam pemeriksaan tes urine di Mapolres Cilegon itu, pihaknya tidak menemukan hasil tes positif terhadap sekira 200 personel anggota kepolisian yang menjalani pemeriksaan.

Di tempat yang sama, Kasat Resnakoba Polres Cilegon AKP Wahyu Diana yang dijumpai di sela pemeriksaan, mengatakan, kerjasama antara pihaknya dengan BNN Banten itu dalam rangka meminimalisir penggunaan sekaligus pencegahan peredaran narkoba di kalangan anggota kepolisian. “Tidak seluruh anggota yang kita periksa. Kita hanya memeriksa anggota tertentu yang rentan dengan penyalahgunaan narkotika dari Mapolres dan juga seluruh polsek,” katanya. (Devi Krisna)